Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Sahto Tetap Menang Telak

ADAKITANEWS, Tulungagung – Meski didera kasus korupsi oleh KPK, pasangan nomor urut 2, Syahri Mulyo – Maryoto Bhirowo (Sahto) dalam Pilkada Tulungagung untuk sementara menang telak atas lawannya, pasangan nomor 1, Margiono – Eko Prisdianto (Mardeko).

Hal ini didasarkan dari real count atau hitung cepat melalui aplikasi milik KPU Tulungagung. Pasangan Sahto memperoleh 60,7 persen, jauh diatas pasangan Mardeko yang hanya mampu mendulang 39,3 persen dari total 63,64 persen suara yang masuk dari seluruh TPS. Angka tersebut tidak beda jauh dengan hasil hitung cepat yang dilaksanakan Desk Pilkada Pemkab Tulungagung.

Menurut Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, meski dalam aplikasi tersebut merupakan data yang diperoleh dari blangko C1 dan diinput oleh masing-masing PPS, namun itu bukan merupakan hasil resmi dari KPU Tulungagung.

“Memang sumbernya dari C1 dan diinput oleh PPS, namun saya nyatakan itu bukan keputusan resmi dari KPU. Aplikasi ini hanya sebagai petunjuk atas proses penghitungan yang sedang berlangsung,” kata Suprihno, Rabu (27/06) malam.

Lanjut Suprihno, hasil resmi dari KPU baru akan diketahui setelah seluruh proses penghitungan selesai hingga dilakukan pleno.

Sementara, menanggapi hasil hintung cepat tersebut, Bendahara Tim pemenangan pasangan Sahto, Heru Santoso, menyatakan rasa syukurnya. “Meski secara resmi KPU Tulungagung belum mengumumkan hasil penghitungannya, kami optimis dan bersyukur atas hasil yang dicapai,” kata Heru Santoso, di Posko Pemenangan Tim Sahto.

Menurut Heru, hasil hitung cepat tersebut tidak jauh beda dengan laporan dari masing-masing saksi Sahto di masing-masing TPS. “Kami juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Tulungagung yang telah berpartisipasi aktif dalam Pilkada Tulungagung kali ini. Khusus kepada pendukung pasangan Sahto kami sampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh pasangan Sahto,” tambahnya.

Sedangkan dikubu pasangan Mardeko, masih belum memberikan reaksi atas hasil hitung cepat tersebut. “Kita masih menunggu hasil dari saksi-saksi kita di lapangan. Jadi belum bisa ditentukan kalah atau menang,” kata Tim Pemenangan Mardeko, Adib Makarim.

Bahkan Adib saat ini menyatakan tengah menginventarisir sejumlah kecurangan-kecurangan yang ada di lapangan. Namun ketika ditanyakan secara rinci kecurangan tersebut, Adib enggan menyampaikan.(bac)

Keterangan gambar : Heru Santoso (kaus putih) Tim Pemenangan Sahto, dan Adib Makarim (batik) Tim Pemenangan Mardeko.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment