Pasangan Margiono – Eko Prisdianto Absen Saat Penetapan

ADAKITANEWS, Tulungagung – Pasangan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo (Sahto), akhirnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung sebagai Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tulungagung terpilih periode 2018 – 2023.

Penetapan paslon nomor 2 tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KPU nomor 133/HK.03.1-Kpt/3504/KPU.Kab/VII/2018. “Pada hari ini kita laksanakan Rapat Pleno Terbuka, penetapan pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018. Dengan menetapkan pasangan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo sebagai Cabup dan Cawabup Tulungagung periode 2018 – 2023,” kata Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, Selasa (24/07).

Suprihno menyampaikan, untuk langkah lebih lanjut, pihak KPU akan menyerahkan hasil penetapan tersebut kepada DPRD setempat, untuk dilakukan pengesahan. Kemudian DPRD akan melanjutkan ke Kemendagri untuk dilakukan proses pelantikan pada 20 September yang akan datang.

Penetapan dilakukan sesuai hasil perolehan suara dalam Pilkada 27 Juni lalu. Pasangan Sahto memperoleh 356.201 suara atau 59,97 persen, sedangkan pasangan nomor 1 Margiono – Eko Prisdianto (Mardiko), jauh di bawahnya dengan perolehan 237.775 suara atau 40,03 persen.

Dalam penetapan paslon terpilih, pasangan Mardeko, diketahui tidak hadir. Meski sebelumnya diketahui sudah diundang oleh pihak KPU. Sementara pasangan Sahto, hanya diwakili Cawabup, Maryoto Birowo, karena Cabup Syahri Mulyo, masih dalam penahanan KPK.

“Semua paslon kita undang, namun paslon nomor 1 tidak hadir. Juga tidak ada konfirmasi dari yang bersangkutan, hanya paslon nomor 2 yang dihadiri Cawabup, Pak Maryoto,” pungkas Suprihno.(bac)

Keterangan gambar : Ketua KPU Suprihno saat menyerahkan Surat Keputusan kepada Maryoto Birowo.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment