ODGJ di Kota Blitar Belajar Mencoblos

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Belasan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar mendapat sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar.

Sosialisasi yang dilakukan di kantor Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar itu bertujuan untuk memberikan hak pilih bagi golongan difabel khususnya tuna grahita, lantaran semua warga negara memiliki hak suara yang sama untuk menentukan pilihnya.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Ummu Chairu Wardani mengatakan, dalam melakukan sosialisasi ini pihaknya telah bekerjasama dengan Posyandu Jiwa Kecamatan Sananwetan.

“Kali ini kita fokus pada pengenalan surat suara pada para difabel. Setelah mengenal surat suara dan tata cara memilih, para difabel diajak untuk belajar mencoblos layaknya di TPS,” katanya, Rabu (19/12).

Untuk data seluruh difabel di Kota Blitar, lanjut Ummu, yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU ada sebanyak 471 orang. Jumlah ini terbagi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sananwetan mencapai 153 orang, Kecamatan Kepanjenkidul 175 orang, dan Kecamatan Sukorejo 143 orang.

Sementara itu ‎Wahyu Sunaryadi, Kader Posyandu Jiwa Sananwetan menjelaskan, untuk melatih tuna grahita membutuhkan ketelatenan lebih. Menurutnya para tuna grahita membutuhkan Terapi Aktivitas Kerja (TAK) untuk melatih kegiatan mereka. Selain itu, belajar memilih dalam pemilu juga merupakan salah satu bentuk TAK.

Wahyu Sunaryadi menambahkan, saat ini di Kecamatan Sananwetan dari 153 difabel, ada sekitar 30 difabel penderita tuna grahita. “Jadi dalam pelaksanaan pemilu nanti, para tuna grahita yang belum dapat beraktivitas mandiri akan didampingi satu pendamping. Ini untuk menjaga, jangan sampai nanti pas pemilu ada yang kambuh,” pungkasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana sosialisasi.(ist)

Related posts

Leave a Comment