Empat ASN di Tulungagung Direkomendasikan Panwaslu untuk Diberikan Sanksi

ADAKITANEWS, Tulungagung – Selama kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tulungagung, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tulungagung, telah melakukan pemeriksaan terhadap 31 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Tulungagung.

Komisioner Panwaslu Tulungagung, Mustofa menyatakan, pemeriksaan terhadap ke 31 ASN tersebut, dilakukan secara bertahap. “Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ASN. Pemeriksaan tersebut terkait adanya temuan, dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam Pilkada Tulungagung,” kata Mustofa, Sabtu (19/05).

Lanjut Mustofa, ASN tersebut diperiksa atas gestur atau gerak tubuh yang mengisyaratkan mendukung salah satu kandidat. Pose tersebut terekam dalam sebuah foto dengan obyek sejumlah Camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Hasilnya, dari jumlah tersebut empat ASN dinyatakan melanggar netralitas dalam pelaksanaan tahapan Pilkada serentak. ASN yang dinyatakan melanggar ini terbukti secara aktif berkampanye bersama salah seorang pasangan calon, serta berfoto dengan menunjukkan gestur dukungan untuk pasangan calon.

“Beberapa bukti seperti foto yang menyebar di media sosial, serta hasil pemeriksaan sudah cukup untuk menjadi alat bukti bagi kami,” kata Mustofa yang juga Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Tulungagung.

Keempat ASN tersebut, kata Mustofa, terdiri dari dua merupakan Camat, dan dua lainnya merupakan staf di sebuah OPD.

Terkait pelanggaran tersebut, Panwaslu sudah mengirimkan surat rekomendasi kepada Penjabat Bupati Tulungagung terkait sanksi yang akan diterima oleh yang bersangkutan.

“Panwaslu berharap masyarakat juga ikut serta melakukan pengawasan terhadap segala jenis pelanggaran selama tahapan Pilkada berlangsung,” pungkasnya.(bac)

 

Keterangan gambar : Mustofa, Komisioner Panwaslu Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment