Dicoret KPU, 2 Kades Gagal Jadi Bacaleg

ADAKITANEWS, Tulungagung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung kembali mencoret sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Tulungagung.

Pencoretan tersebut dilakukan setelah pihak KPU Tulungagung melakukan verifikasi, dan didapatkan beberapa persyatan tidak dipenuhi oleh Bacaleg.

Ketua KPU Tulungagung, Suprihno menyampaikan, dari 15 partai dengan 562 Bacaleg yang mendaftar, setelah dilakukan penelitian berkas, sebanyak 32 Bacaleg dinyatakan tak lolos, sehingga tinggal 530 Bacaleg. Namun hingga akhir masa perbaikan berkas pada Selasa (14/08), KPU kembali melakukan pencoretan terhadap 11 Bacaleg, dan tinggal 519 Bacaleg.

“Kini tinggal 519 yang kita tetapkan dalam daftar caleg sementara. Karena ada 11 Bacaleg yang kita nyatakan tidak lolos,” kata Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, Rabu (15/08).

Ke-11 Bacaleg yang tidak lolos ini, rata-rata tidak dapat melengkapi berkas pendaftaran diantaranya legalisir ijazah dan surat keterangan proses pengunduran diri. Berkas-berkas tersebut harus masuk ke KPU sebelum ditetapkan dalam daftar caleg.

Dari jumlah tersebut dua diantaranya merupakan Kepala Desa, lantaran tidak melampirkan surat keterangan proses pengunduran diri. “Sesuai peraturan KPU bagi Aparatur Sipil Negara maupun Kepala Desa harus mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya,” ujar Suprihno.

Kini KPU masih menunggu tanggapan dari masyarakat, terkait daftar caleg sementara yang sudah ditetapkan. Masyarakat diberikan kesempatan untuk melaporkan caleg yang pernah terjerat kasus hukum tindak pidana korupsi, pelecehan seksual pada anak dan narkoba.(bac)

Keterangan gambar : Suprihno, Ketua KPU Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment