Bawaslu RI: Penerima dan Pemberi Pada Politik Uang, Sama-sama Mendapat Sanksi

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Koordinator Divisi pengawasan dan sosialisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Moch Afifuddin, S.Th.I, M.Si mengharapkan, politik uang dan mobilisasi ASN hingga kampanye di luar jadwal yang diatur dalam Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) tidak terjadi di saat masa tenang, dan juga pada saat hari H Pilkada serentak tahun ini.

Didepan ribuan anggota PPS dan PPK se-Kabupaten Sidoarjo, Afifudin mengatakan bahwa penerima dan pemberi pada politik uang, sama-sama mendapat sanksi.

Penerapan pengawasan dalam Pilkada serentak tahap tiga di tahun 2018 ini, lanjut Afifudin, yakni dengan upaya patroli pengawasan den pencegahan agar pergelaran pesta demokrasi ini dapat berjalan secara demokratis dan sehat.

“Selama ini kita kan sering dikritik kalau Bawaslu itu jangan menindak terus, harus dicegah dulu. Nah ini bagian dari ikhtiar kita patroli pencegahan yang dilakukan di seluruh daerah di Indonesia,” kata Afifudin kepada Tim Adakitanews.com saat berkunjung dalam acara apel siaga pengawasan terpadu dan doa bersama di Alun-alun Sidoarjo, oleh Panwaslu Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/06) pukul 21.30 wib.

Masih kata Afifudin, dini hari adalah waktu yang rawan adanya praktik-praktik kecurangan, seperti halnya politik uang di masa tenang. Dalam peraturan yang sudah diatur oleh KPU, setiap pemberi dan penerima akan ada sanksi apabila kedapatan terbukti melakukan politik uang.

“Apabila praktik-praktik kejahatan seperti politik uang yang masuk dimasa tenang itu dilakukan, saya ingatkan, bahwa pemberi dan penerimanya sama-sama akan disanksi,” tegasnya.

“Kalau semua itu terjadi kan semuanya juga akan rugi. Makanya saya sampaikan kepada semua pihak, termasuk pemilih dan semua partai politik untuk sama-sama tidak melakukan kecurangan di masa pilkada ini,” imbuh Moch. Afifuddin. (sid3)

Keterangan gambar : Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Republik Indonesia, Moch Afifuddin, S.Th.I, M.Si.(foto : andri santoso)‎

Related posts

Leave a Comment