Banyak APK di Tulungagung Salahi Aturan

ADAKITANEWS, Tulungagung – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulungagung, terkesan lamban dalam penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), yang tidak sesuai dengan aturan. Indikasinya, masih banyaknya APK yang terpasang pada tempat-tempat yang dilarang sesuai aturan. Seperti di sekitar lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan dan tempat ibadah.

Bahkah APK yang pengadaannya diluar yang diadakan KPU Tulungagung, masih marak terpasang hampir merata di beberapa tempat strategis. Baik itu dilakukan oleh pasangan calon nomor 1, Margiono – Eko Prisdianto, maupun pasangan nomor 2, Syahri Mulyo – Maryoto Birowo.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tulungagung, Endro Sunarko mengakui masih banyaknya APK yang belum ditertibkan. Alasannya, karena masih menunggu droping APK dari KPU Tulungagung.

“Kita sudah melakukan kesepahaman bersama, selama APK dari KPU belum diserahkan pada masing-masing pasangan calon, maka penertibannya menunggu pemasangan APK yang dari KPU,” kata Ketua Panwaslu Tulungagung, Endro Sunarko, Senin (05/03).

Padahal diketahui, KPU Tulungagung sudah menyerahkan APK kepada masing-masing paslon, sejak Sabtu pekan lalu. Namun sampai kini belum ada tindakan yang dilakukan oleh Panwaslu Tulungagung.

“Rencana kami bersama dengan masing – masing tim kampanye masih akan berkoordinasi. Kewenangan menurunkan APK itu merupakan kewenangan masing – masing tim paslon. Tapi apabila tidak dilepaskan kita dan petugas Satpol PP yang akan melepaskan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua KPU Tulungagung, Suprihno menegaskan bahwa APK dari KPU telah diserahkan kepada masing-masing paslon. Karena itu, pihaknya meminta tim kampanye paslon untuk menurunkan APK yang tidak sesuai aturan.

“KPU Tulungagung sudah mendistribusikan APK kepada tim kampanye dari masing – masing paslon meliputi 5 baliho untuk satu kabupaten, 20 vertikal banner di masing – masing kecamatan, serta 2 spanduk di masing – masing desa,” tegas Ketua KPU Tulungagung, Suprihno.

Lanjut Suprihno, tidak ada alasan lagi jika paslon masih memasang APK yang diluar dari KPU Tulungagung . Pihak KPU hanya menerima rekomendasi dari Panwaslu kabupaten yang nantinya akan disampaikan kepada tim kampanye dari paslon. Jika selama 1 X 24 jam belum ditindak lanjuti, maka pihak Panwaslu beserta dengan Satpol PP lah yang dapat melakukan penindakan dengan menurunkan APK tersebut.(bac)

Keterangan gambar : Endro Sunarko, Ketua Panwaslu Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment