85 Persen Pemilih Telah Dicoklit, 89 Ribu Diantaranya TMS

ADAKITANEWS, Kediri – Proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten Kediri telah mencapai angka lebih dari 85 persen dari total jumlah daftar pemilih sebanyak 1.308.864.

Dari hasil sementara, diketahui ada sebanyak 89.879 warga yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai pemilih. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Ek Wisnu Wardhana mengatakan, pada minggu kedua pelaksanaan coklit, yakni sejak 15 Juli 2020 lalu, tercatat ada 89 ribu lebih pemilih yang dinyatakan TMS.

“Rinciannya, meninggal 47.234 orang, pemilih ganda 5.398 orang, dibawah umur 41 orang, pindah domisili ada 9.280 orang, pemilih tidak dikenal ada 7.337 orang, TNI 167 orang, Polri 186 orang, serta bukan penduduk ada 20.236 sehingga totalnya ada 89.879 orang,” jelasnya.

Dari total sebanyak 1.308.864 warga yang masuk dalam daftar pemilih, PPDP telah melakukan coklit terhadap 1.121.597 warga atau sekitar 85,6924 persen.

“Jumlah Kepala Keluarga yang telah dikunjungi PPDP ada sebanyak 455.921 KK. Kemudian diketahui ada 2.743 pemilih disabilitas, 11.455 pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP, serta ada 31.602 pemilih baru,” imbuhnya.

Wisnu menjelaskan, KPU Kabupaten Kediri menargetkan seluruh pemilih di Kabupaten Kediri akan selesai dicoklit pada minggu ketiga nanti. Sehingga pada minggu keempat, pihaknya bisa mulai focus menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Sekadar diketahui, jadwal coklit yang dilakukan KPU Kabupaten Kediri sudah berjalan sejak 15 Juli 2020 lalu dan direncanakan selesai pada 13 Agustus 2020 mendatang.(kur)

Keterangan gambar: PPDP saat melaksanakan coklit.(ist)

Related posts

Leave a Comment