12 Ribu Pemilih Pemula di Tulungagung Rawan Kehilangan Hak Pilih

ADAKITANEWS, Tulungagung – Persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi persoalan yang krusial, tak terkecuali dalam Pemilu 2019 mendatang.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemilih pemula. Karena pada kelompok ini, merupakan kelompok yang rawan kehilangan hak pilihnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung, Suprihno mengakui kondisi tersebut. Yang menjadi penyebabnya adalah kebanyakan mereka belum melakukan perekaman e-KTP. Karena hal tersebut merupakan syarat utama untuk bisa menggunakan hak pilihnya.

“Pemilih pemula ini menjadi perhatian kami, karena jumlah pemilih pemula ini cukup banyak,” kata Suprihno, Selasa (02/10).

Lanjut Suprihno, jika mereka ini tidak melakukan perekaman e-KTP, mereka tidak bisa masuk dalam DPT, bahkan kemungkinan akan kehilangan hak pilihnya.

Upaya yang dilakukan KPU adalah gencar melakukan sosialisasi dengan sasaran pemilih pemula yang didominasi pelajar. “Mereka yang pada tanggal 17 April 2019 mendatang sudah berusia sudah 17 tahun, maka wajib perekaman e-KTP,” ujar Suprihno.

Berdasar data KPU Tulungagung, setidaknya ada 12 ribu pemilih pemula yang mayoritas belum melakukan perekaman e-KTP. Selain gencar sosialisasi, tambah Suprihno, KPU juga telah meluncurkan Gerakan Melindungi Hak Pilih.

Gerakan ini, bertujuan untuk memastikan masyarakat yang telah memiliki hak pilih masuk dalam DPT pada Pemilu 2019. “Dengan gerakan ini, masyarakat bisa mencermati apakah telah masuk DPT atau belum,” terangnya.

Untuk kepentingan ini, masyarakat bisa mendatangi posko yang di siapkan mulai dari tingkat Desa/Kelurahan atau Kecamatan. “Untuk mengeceknya selain lewat posko, bisa juga lewat aplikasi dalam android,” pungkasnya.(bac)

Keterangan gambar : Penandatanganan Gerakan Melindungi Hak Pilih.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment