Antisipasi Adanya Kendala, Dewan Ikut Pantau Ujian Nasional

ADAKITANEWS, Blitar – Satu diantara tugas legislatif adalah melakukan pengawasan. Untuk memastikan penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD/MI tahun ajaran 2018/ 2019 berjalan lancar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar melakukan pemantauan bersama Dinas Pendidikan di sejumlah sekolah, Senin (22/04. Sementara itu pelaksanaan ujian, mulai 22 -25 April 2019.

Hari pertama pelakasaan ujian, DPRD melakukan pemantauan di wilayah Kademangan, sementara hari kedua, Selasa (23/04) rencananya bakal dilakukan di wilayah Gandusari. Pelaksaan UNBK SMP/ MTs dilakukan selama empat hari, sedangkan USBN SD/ MI selama tiga hari.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Lutfi Aziz mengatakan, pemantauan ujian nasional merupakan kegiatan rutin setiap tahun, khsusnya untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Menurutnya, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan lancar dan dilakukan sesuai aturan.

“Jadi yang penting ujian bisa lancar, dilakukan ujian lancar dan dilaksanakan sesuai aturan, siswa melakukannya dengan baik tanpa ada masalah. Kita tadi melakukan pemantauan di beberapa sekolah yang ada di Kademangan sebagai sampling,” ujarnya.

Lutfi mengaku, UNBK SMP/ MTs di Kabupaten Blitar memang masih kekurangan fasilitas. Sehingga dibeberapa sekolah harus dilakukan beberapa sesi, bahkan ada yang masih bergabung dengan sekolah lain. Untuk itu, setiap tahun pihaknya terus berupaya mengalokasikan anggaran guna pemenuhan kebutuhan pelaksanaan UNBK.

“Kalau disediakan langsung anggarannya kan cukup besar. Jadi kita tetap mengalokasikannya, meski secara bertahap, Kita pastikan beberapa tahun kedepan semua sekolah bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Sugito mengatakan, jumlah peserta UNBK SMP sebanyak 10.816 siswa dari 102 lembaga, sedangkan USBN SD sebanyak 12.607 siswa dari 660 lembaga. “Pemantauan kita bagi, mengingat wilayah Kabupaten Blitar sangat luas. Agar semua penyelenggara bisa terpantau,” tandasnya.

Sugito menambahkan, persiapan pelaksanaan UNBK SMP/ MTs sudah matang. Bahkan antisipasi kendala yang mungkin terjadi juga sudah disiapkan, seperti terkait listrik maupun jaringan internet.(fat)

Keterangan gambar: Suasana pemantauan dewan.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment