Tim Pakar Satgas Covid -19 Nasional BNPB Tinjau Vaksinasi di Lamongan

ADAKITANEWS, Lamongan – Tim Pakar Satgas Covid -19 Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zaenudin melaksanakan kunjungan kerja di Lamongan, Jumat (13/08). Kunjungan itu adalah untuk mengecek situasi dan kondisi pelaksanaan PPKM darurat di Pasar Sidoarjo Lamongan, serta meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP Negri 1 Lamongan dan RSUD Soegiri Lamongan.

Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zaenudin mengatakan, anak-anak di lingkungan sekolah menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksinasi dalam rangka mencapai kekebalan komunal (herd immunity) di Indonesia termasuk di Kabupaten Lamongan. “Untuk mencapai herd immunity terutama anak-anak di SMPN 1 Lamongan harus dilakukan vaksinasi. Sebenarnya ya, seluruh warga negara se-Indonesia harus vaksin,” kata Brigjen TNI Iwan.

Menurutnya, kedatangannya ke Kabupaten Lamongan adalah untuk mengkomunikasikan jika terjadi hambatan, kendala atau kesulitan yang dialami Tim Satgas setempat, untuk kemudian dilaporkan ke Satgas Covid-19 Pusat.

Brigjen Iwan meyakini, bahwa masyarakat Kabupaten Lamongan memiliki kesadaran tinggi tentang pentingnya untuk melakukan vaksinasi. Menurutnya, untuk mencapai herd immunity 70 persen akan mudah. “Buktinya begitu vaksin datang di Lamongan langsung habis. Memang kendalanya hanya ketersediaan vaksin, itu saja. Saya tetap apresiasi bahwa Lamongan sudah mencapai 17,5 persen,” aku Iwan.

Jenderal bintang dua ini juga menegaskan bahwa Pandemi Covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Ketersediaan vaksin juga dipengaruhi kondisi negara lain yang lebih buruk dan membutuhkan vaksin juga. “Jadi kita juga dibatasi sama persediaan yang berkaitan dengan negara luar,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada seluruh awak media agar bekerjasama menyampaikan kepada masyarakat terkait hal-hal yang positif yang mendukung program pemerintah utamanya tentang pentingnya vaksinasi bagi mereka. “Alhamdulillah Lamongan sampai rebutan untuk divaksin,” tuturnya.

Brigjen Iwan kembali menegaskan, kehadiran media sangat diharapkan untuk bisa menyampaikan fakta-fakta di lapangan, bahwa dari sekian juta warga negara Indonesia, tetap sehat setelah menjalani vaksinasi. “Sampaikan kepada masyarakat jangan sampai takut untuk divaksin. Yang pertama vaksin itu aman dan halal karena sudah dijamin oleh MUI. Manfaatnya juga banyak buat kekebalan tubuh kita,” kata Brigjen Iwan.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Lamongan, Khoirul Anam berharap agar seluruh siswanya bisa segera melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) setelah mendapatkan vaksin. “Untuk menyongsong era kenormalan sangat diperlukan kekebalan mencapai 100 persen. Sehingga untuk PTM nanti tidak ada risiko. Tapi tetap protokol kesehatan (prokes) karena Covid-19 masih ada,” jelasnya.

Anam mengaku, untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) sampai 100 persen di SMPN 1 Lamongan belum tercapai. Karena, menurutnya, saat ini jumlah siswa yang sudah divaksin hingga tahap kedua masih 345 anak. “Kami berharap sisa kekurangan yang belum vaksin ada sekitar kurang lebih 400 anak bisa segera dilaksanakan vaksin,” harapnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono saat ditemui awak media mengatakan, kunjungan ini bertujuan mengecek pelaksanaan PPKM Darurat khususnya peran dari personel TNI. “Mari bersama perangi Covid-19, semua elemen masyarakat harus sama-sama peduli, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Dandim 0812 Lamongan.

Selain itu, kata Dandim 0812 Lamongan, juga harus bergerak cepat dalam mengoptimalkan posko-posko PPKM di tingkat Kelurahan. “Harapan kami, dengan kondisi kesiapan seperti ini dapat mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Lamongan,” tandasnya.(prap/kur)



Keterangan gambar: Tim Pakar Satgas Covid -19 Nasional BNPB, Brigjen TNI Iwan MZ saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 1 Lamongan.(foto Suprapto)

Related posts

Leave a Comment