Menteri Perindustrian Ingatkan PT Greenfields Agar Serap Tenaga Kerja Lokal

ADAKITANEWS, Blitar – Peternakan sapi perah terbesar di Indonesia yang berlokasi di Ngadirenggo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, yang dikelola oleh PT Greenfields telah diresmikan langsung oleh Menteri Perindustrian, Selasa (06/03) siang.

Peresmian ini ditandai dengan pemukulan gong serta penandatanganan batu prasasti. Peternakan ini merupakan peternakan sapi perah kedua, dimana yang pertama berada di Batu Malang.

Ditemui usai melakukan peresmian, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya mengapresiasi PT Greenfields yang telah berinvestasi membangun peternakan sapi modern, sehingga berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia melalui berbagai macam produk susu olahan yang dihasilkan.

Selain itu menurutnya, dengan berdirinya peternakan sapi perah modern ini, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penyerapan tenaga kerja. Sehingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Blitar.

“Kita tahu kondisi peternakan sapi perah kita masih cukup memprihatinkan. Saat ini populasi sapi laktasi hanya sekitar 267 ribu ekor dari 533 ekor sapi perah dengan produktivitas yang relatif rendah. Untuk itu, kami berharap PT Greenfiels Indonesia secara aktif berinteraksi dan bermitra dengan para peternak, praktisi, pegiat gizi, pengambil kebijakan, dan pihak terkait lainnya untuk menyebarkan edukasi dalam rangka membantu mewujudkan generasi Indonesia yang sehat,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, penduduk di Kabupaten Blitar berjumlah lebih dari 1.200.000 jiwa. Dari jumlah itu, sebagian besar bergerak dibidang pertanian dan peternakan. Terlihat, Kabupaten Blitar saat ini bisa menghasilkan sekitar 450 ton telur ayam per hari. Selain itu, 12 dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar saat ini sudah membudidayakan ikan koi. Termasuk sapi perah, dimana per hari bisa memproduksi 120 ton susu.

“Saya masih ingat pada 3 Mei 2017 lalu PT Greenfields masih melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan ini. Tapi, sekarang sudah bisa meresmikan. Ini tentunya target di 2019 untuk menampung 10.000 sapi perah akan segera terwujud,” kata Rijanto.

Lebih lanjut Rijanto berharap, dengan pembangunan secepat ini kedepan masyarakat bisa mempunyai pekerjaan. Meskipun hanya menanam rumput ataupun jagung, dengan harapan hasil panennya bisa masuk untuk pakan sapi perah. “Kita tentu mendukung dengan adanya produsen susu segar ini. Sehingga sesuai konsep, daerah Sirah Kincong dibangun wisata dan akses jalan masuk kita lebarkan dari awalnya 3 meter mejadi 8 meter,” jelasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Keterangan gambar: Suasana peresmian peternakan sapi perah di Kecamatan Wlingi.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment