Pemkot Blitar Diminta Galakkan Sosislisasi Fogging

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Banyaknya kasus demam berdarah membuat masyarakat menjadi gelisah dan ketakutan. Bahkan, sampai saat ini masyarakat dinilai belum memahami prosedur permintaan fogging di wilayahnya.

“Kita minta Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar lebih menggalakkan lagi sosialisasi tentang fogging (pengasapan) kepada masyarakat. Karena ternyata masih banyak warga yang belum memahami tentang fogging. Mulai soal kapan harus di-fogging, bagaimana prosudurnya, dan kenapa harus dilakukan fogging. Nah, itulah yang selama ini kami temui di lapangan,” kata Agus Zunaedi, anggota DPRD Kota Blitar, Sabtu (23/02).

Menurut Agus, masyarakat banyak yang salah paham mengenai fogging antara masyarakat dengan Pemkot Blitar. Masalahnya mengenai prosedur fogging dan ketentuannya. “Fogging itu ada ketentuan tersendiri. Ada uji laboratorium dan berapa orang yang terjakit DBD di wilayah itu. Ini yang masyarakat belum pahami,” ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini menuturkan, masyarakat menganggap jika sudah melapor ke pihak terkait seperti kelurahan maupun kecamatan untuk dilakukan fogging karena ditemukan kasus demam berdarah dan bahkan ada yang meninggal dunia, maka urusan selesai. Lalu, warga tinggal menunggu kedatangan fogging.

“Tetapi kenyataannya, setelah ditunggu beberapa hari petugas fogging tidak kunjung datang. Sehingga masyarakat bertanya-tanya. Sudah lapor kok belum ditangani,” tandasnya.

Padahal, lanjut Agus, sesuai prosedur petugas fogging tidak begitu saja langsung turun menyemprotkan asap. Harus ada langkah-langkah pengamatan di lapangan dan hasil lab lebih dulu.

“Misalnya ditemukan kasus demam berdarah di tempat tertentu, kemudian diperiksa ternyata bukan demam berdarah. Tetapi, warga sudah panik dan menganggap itu demam berdarah,” paparnya.

Apalagi, tambah Agus, jika ditemukan orang yang meninggal dunia. Padahal bisa jadi orang yang meningal itu bukan karena penyakit demam berdarah, namun dikarenakan penyakit lainnya. Maka itu, dia juga meminta Pemkot untuk lebih intensif mensosialisasikan agar masyarakat tidak panik lagi.(fat/wir)

Keterangan gambar: Agus Zunaedi, Anggota DPRD Kota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment