Polresta Sidoarjo Amankan Dua Residivis Spesialis Pembobol SD

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan dua residivis kambuhan, spesialis pembobol sekolah. Mereka adalah Catur Ari Wibowo, 40, warga Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan dan Muhammad Handoko, 30, warga Desa Tambah Sawah Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, kedua pelaku selama ini dikenal kompak dalam melakukan pembobolan. “Tercatat dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik, ada 16 sekolah yang dibobol oleh keduanya. Selain itu, pelaku juga diketahui membobol dua toko peracangan,” ujarnya saat pers rilis, Selasa (19/09).

Mantan Kapolsek Simokerto, Surabaya ini mengatakan, dalam beraksi pelaku memang kebanyakan mencari sasaran SD, lantaran rata-rata tidak ada penjaganya. “Mereka terungkap pada saat melakukan pembobolan SD Kragan Kecamatan Gedangan. Dari hasil laporan pihak sekolah dan dilakukan penyelidikan, diketahui pelakunya Catur. Petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumahnya dan pelaku berhasil kabur. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat berada di tempat kosnya di Desa Punggul Kecamatan Gedangan,” jelasnya.

Sementara itu dalam pemeriksaan, lanjut Kasatreskrim, Catur mengaku dalam melakukan pembobolan dibantu oleh tersangka Handoko. “Handoko kami tangkap terpisah yakni di rumahnya di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru,” imbuhnya.

Selain mengamankan dua tersangka, Kompol Harris mengatakan pihaknya juga menyita barang bukti alat yang digunakan, diantaranya tas, dua linggis, sebuah tang, tatah, kunci pas, tali tambang, sarung tangan, serta barang bukti hasil pencurian seperti delapan monitor, sebuah Handphone, dan sebuah laptop.

“Semua barang bukti hasil pencurian, kami sita sebagai barang bukti. Sementara kedua tersangka akan dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman sedikitnya lima tahun penjara,” pungkasnya.(pur)

Keterangan gambar : Pelaku saat diamankan petugas Polresta Sidoarjo.(ist)

Related posts

Leave a Comment