Polres Madiun Tahan Pemilik Obat – Obatan Ilegal

ADAKITANEWS, Madiun – Satuan Reserse dan Narkoba Polres Madiun akhirnya melakukan penahanan terhadap pemilik usaha obat – obatan tradisional yang sebelumnya sudah diamankan oleh petugas pada Selasa (19/09) kemarin.

Rumah yang sekaligus tempat usaha CV Nurusy Syifa di Jalan Ponorogo Nomor 11 RT 3/RW 1 Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun milik tersangka tersebut, juga telah diberi garis polisi.

Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya menyatakan jika tersangka kini ditahan guna dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. “Tersangka Suparno, 46, sudah kita amankan,” jelas Kapolres Madiun dalam pers rilis yang digelar di halaman CV Nurusy Syifa, Rabu (20/09).

Kapolres juga menjelaskan jika dalam kasus tersebut terpaksa dilakukan penyitaan terhadap barang bukti. Hal itu lantaran barang tersebut tidak memiliki izin edar, serta adanya dugaan tidak memenuhi izin standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh Badan POM.

“Penyitaan kita lakukan karena produk tersebut tidak memiliki izin edar, serta diduga tidak memenuhi izin standar kesehatan yang telah ditetapkan BPOM yaitu Standart Farmakop Indonesia, karena unsur fisika maupun kimia wajib standar,” jelas Kapolres.

Jika produk obat – obatan yang tanpa izin edar tersebut dikonsumsi masyarakat, lanjut Kapolres, bisa berakibat merusak kesehatan. Negara pun juga ikut dirugikan karena tidak ada pemasukan dari peredaran obat tersebut.

Disinggung mengenai adanya klinik lain yang dimiliki tersangka, apakah juga akan dilakukan pemeriksaan, Kapolres hanya menjawab jika pihaknya masih akan melakukan pengembangan. “Kita tunggu perkembangan selanjutnya, jika ada bukti kesana pasti kita tindak lanjuti,” urai AKBP I Made Agus Prasatya.

Tersangka akan diancam dengan pasal 196 atau 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun dsn denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Seperti diberitakan sebelumnya penyitaan ribuan obat tanpa izin edar ini dilakukan oleh Satreskoba Polres Madiun setelah mendapatkan laporan dari petugas BPOM Surabaya yang sedang melakukan pemeriksaan rutin pada Senin (18/09) malam hingga Selasa (19/09) dini hari.(bud)

Keterangan gambar : Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya didampingi Kasatreskoba, AKP Agung Sutrisno menunjukkan sebagian barang bukti obat yang disita.(foto : budiyanto)

Related posts

Leave a Comment