Pengedar Sabu Digerebek Polisi

ADAKITANEWS, Lamongan – AS alias Potet, 27, warga Desa Kebalandono Kecamatan Babat tak berkutik saat digerebek anggota Reskrim Polsek Babat. Ia diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 0,21 gram.

“Tersangka berhasil kami amankan di rumahnya saat akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu,” ungkap Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana melalui Kasubbag Humas, Iptu Estu Kwindardi, Selasa (13/01).

Iptu Estu melanjutkan dari tangan tersangka polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu yang tersimpan di klip plastik berisikan sabu seberat 0,21 gram. Selain itu juga turut diamankan pula seperangkat alat hisap sabu, dua korek api gas, satu gunting warna pink, dua scrop terbuat dari sedotan, enam klip plastik sisa pakai, satu alat timbangan digital, satu unit handphone merek OPPO dan tiga bungkus plastik masing-masing berisi seratus klip plastik kosong.

“Kami juga mengamankan barang bukti satu unit kendaraan sepeda motor yamaha VIXION warna putih dengan nomor polisi S-4838-LF dan STNKB dan satu dompet berisi uang sebesar Rp 1,7 juta yang diduga hasil penjualan atau transaksi narkotika jenis sabu,” bebernya.

Iptu Estu mengungkapkan penangkapan tersangka ini bermula anggota Reskrim Polsek Babat pada Rabu (06/01) mendapatkan informasi bahwa diduga tersangka AS alias Potet sering melakukan transaksi dan atau sering memakai sabu-sabu di dalam rumahnya. “Setelah dilakukan penyelidikan beberapa hari ternyata benar bahwa tersangka sering melakukan transaksi dan memakai narkoba jenis sabu-sabu di dalam rumahnya,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lanjut Estu, selanjutnya pada hari Sabtu (09/01) sekira jam 14.30 WIB, anggota Reskrim Polsek Babat yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Djoko Suwono bersama empat anggotanya melakukan penggerebekan sehingga berhasil menangkap tersangka AS alias Potet dan mengamankan barang buktinya.

“Tersangka mengakui bahwa dirinya telah memiliki, menjual, menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu tersebut dan kemudan tersangka digelandang ke Mapolsek Babat guna dilakukan penyidikan dan proses lebih lanjut,” jelasnya.

Iptu Estu menambahkan modus operandi tersangka yakni melakukan komunikasi dengan pelaku lain kemudian pembeli datang kerumahnya untuk membeli, memakai dan sekaligus mengambil barang berupa narkotika jenis sabu.

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika,” pungkasnya.(prap)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment