Ops Tumpas Narkoba di Blitar, Bekuk Pengedar Sabu Jaringan LP Lowokwaru

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Sebanyak 8 tersangka pengedar dan pemakai sabu di wilayah hukum Polres Blitar Kota ditangkap aparat Sat Narkoba Polres Blitar Kota. Bahkan satu diantaranya, merupakan pengedar sabu jaringan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru Kota Malang. Dari tangan tersangka ini, polisi menyita barang bukti sabu seberat 9,73 gram.

Kasatnarkoba Polres Blitar Kota, AKP Huwahilla Wahyu mengatakan, satu pelaku yang ditangkap bernama Arif Suryawan Supomo, warga Sukun Kota Malang. Pelaku ditangkap di sekitar Taman Kota Kebonrojo Kota Blitar saat hendak mengantarkan pesanan sabu ke pembeli. “Pelaku kami hadang saat naik sepeda motor di sekitar Taman Kota Kebonrojo,” kata AKP Huwahilla, Rabu (25/04).

Lebih lanjut AKP Huwahilla menuturkan, pelaku ini hanya bertugas sebagai pengantar barang ke pembeli. Sedangkan pemasok sabunya, berada di dalam LP Lowokwaru Kota Malang. Mereka bertransaksi lewat jaringan telepon, dimana pembeli dari Blitar memesan sabu ke pengedar di LP lewat telepon.

“Pengedar di dalam LP itu menyuruh orang kepercayaannya untuk mengantarkan pesanan ke calon pembeli. Pelaku memang bertugas mengantarkan barang pesanan. Kami masih mengembangkan kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Arif mengakui sabu yang diantar ke Blitar berasal dari seorang pengedar di LP Lowokwaru Kota Malang, dan hanya disuruh mengantar barang pesanan ke pembeli. Selain itu ia juga mengaku sudah enam bulan menjadi pengantar pesanan sabu dari seorang pengedar di LP Lowokwaru.

“Saya baru pertama ini mengantar pesanan ke Blitar. Sebelumnya, saya hanya mengantar pesanan di sekitar Malang. Saya baru enam bulan menjadi pengantar pesanan sabu-sabu,” kata Arif.

Sementara itu masih menurut AKP Huwahilla, tujuh pelaku lainnya dua di antaranya adalah perempuan. Satu perempuan merupakan pemandu lagu dan satu lagi merupakan Ketua Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL), yakni lembaga rehabilitasi untuk pecandu narkoba.

“Total ada delapan pelaku yang kami tangkap dengan barang bukti sebanyak 14,56 gram sabu dan 439 butir pil carnopen. Dari delapan itu, dua pelaku berjenis kelamin perempuan. Satu pemandu lagu dan satu ketua IPWL. Yang IPWL ini seharusnya ikut merehab pecandu tapi malah jadi pengedar dan pengguna,” imbuh AKP Huwahilla.(fat)

Keterangan gambar: AKP Huwahilla Wahyu saat menunjukkan barang bukti.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment