Niat Ingin Mendamaikan Warga, Ketua RT Malah Jadi Korban Penganiayaan

ADAKITANEWS, Lamongan – Berniat ingin menyelesaikan permasalahan warganya, Jono, 50, Ketua RT di Dusun Sarirejo Kelurahan Sukorejo Kecamatan/Kabupaten Lamongan justru menjadi korban penganiayaan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Budi Santoso mengatakan, pelaku penganiayaan adalah SA, 49, warga Kelurahan Temenggungan Kecamatan Lamongan, dan kini telah ditahan di Mapolsek Lamongan Kota.

Dijelaskan oleh Kompol Budi, kejadian berawal saat istri pelaku, Tiwuk Sutari, 45, mendatangi rumah kakaknya yakni Sri Karyawati di Dusun Sarirejo. Kepada kakaknya, Tiwuk menyampaikan bahwa suaminya akan segera datang dan bermaksud membunuh Sri Karyawati lantaran dianggap telah mencampuri urusan rumah tangganya.

Karena mendapatkan ancaman itu, lanjut Kompol Budi, akhirnya Sri Karyawati ketakutan dan memutuskan untuk bersembunyi ke rumah tetangga dan menelepon Ketua RT setempat yakni korban Jono, agar datang kerumahnya untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

“Menerima laporan dari warganya, akhirnya korban Jono bergegas ke rumah Sri Karyawati dan bertemu dengan pelaku yang saat itu sedang marah-marah dan mengayun-ayunkan sebuah kunci inggris mencari Sri Karyawati,” bebernya.

Korban kemudian mencoba mendekat dan memberi nasihat kepada pelaku agar tidak membuat gaduh di lingkungannya. Korban juga memberitahukan jika Sri Karyawati sedang tidak ada dan menyuruh pelaku agar pulang.

Namun sayang, niat baik Ketua RT tersebut justru membuat pelaku tersinggung dan langsung memukul korban dengan menggunakan kunci inggris. “Tujuannya korban ini ingin mendamaikan, karena dia kan sebagai Ketua RT di Dusun Sarirejo. Tapi, malah dianiaya sama pelaku,” ungkapnya.

Akibat pukulan tersebut korban mengalami luka pada pelipis kiri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itupun langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat kemudian melaporkannya ke Polsek Lamongan Kota.

“Selain pelaku, kami juga mengamankan barang bukti berupa sebuah kunci Inggris dan baju berwarna krem yang ada bekas darahnya. Pelaku juga terancam pasal 351 KUHP,” pungkasnya.(prap)

Keterangan gambar: Pelaku SA saat diamankan di Mapolsekta Lamongan.(ist)

Related posts

Leave a Comment