Jaringan Pengedar Narkoba Tulungagung Dibekuk Polisi

ADAKITANEWS, Tulungagung – Dalam opersasi cipta kondisi yang digelar Polres Tulungagung, Satuan Narkoba berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba. Hasilnya, tujuh pelaku jaringan pengedar narkoba yang beroperasi antar kota, berhasil ditangkap di tempat yang berbeda.

Mereka adalah VA, warga Sawahan Surabaya, MZ, warga Kunir Wonodadi Blitar, YS dan RS, warga Desa/Kecamatan Ngunut, FA, warga Junjung Sumbergempol, EY, warga Kelurahan Kutoanyar, dan AM, warga Kauman Tulungagung.

“Ketujuh tersangka ditangkap dalam operasi cipta kondisi yang digelar selama lima hari,” kata Wakapolres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan, Selasa (07/08).

Kompol Andik memerinci, dari 7 pelaku tersebut 5 orang adalah tersangka narkotika, sedangkan 2 orang tersangka dalam kasus obat daftar G.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa enam poket sabu-sabu seberat 1,97 gram, satu linting ganja 0,65 gram, 5,760 butir pil koplo, uang tunai Rp 352 ribu, sejumlah telepon genggam serta alat hisap sabu.

Dari hasil penyidikan, para pelaku merupakan pengedar narkoba selain beroperasi di Tulungagung, juga di luar kota dalam bertransaksi. “Kita masih terus mengembangkan kasus ini, karena peredaran narkoba kian marak,” tandasnya.

Untuk pelaku narkoba dijerat dengan Pasal 114 dan 112 Undang-undang RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. Sementara pelaku peredaran pil koplo dijerat Pasal 197 subsider 196 Undang-undang 36 Tahun 2009 Tentang Farmasi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(bac)

Keterangan gambar : Pelaku peredaran narkoba.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment