Dugaan Korupsi DD dan Bumdes, Dua Perangkat Desa Ditahan

ADAKITANEWS, Lamongan – Dua orang perangkat Desa Sumberjo Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan ditahan Kejaksaan Negeri Lamongan lantaran diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Dana Bumdes di Desa setempat, Kamis (13/08).

Kedua tersangka yakni berinisial BH yang menjabat sebagai Sekertaris Desa dan AA, Pj Kades Sumberjo yang saat ini menjabat sebagai Kasi Ekbang Kecamatan Pucuk. Kedua tersangka tersebut diduga bersama-sama melakukan korupsi Dana Desa dan Bumdes pada tahun 2019 dengan berbagai modus.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lamongan, Subhan mengatakan, sementara ini dua tersangka ditahan di Lapas Lamongan untuk dalam waktu 20 hari.

“Dua orang tersangka ini diduga menyelewengkan Dana Bumdes dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2019 dengan kerugian untuk sementara masih dihitung, dan diperkirakan di atas Rp 100 juta,” jelasnya.

Subhan mengatakan, Kejari Lamongan telah memiliki barang bukti berupa dokumen-dokumen dan keterangan saksi. “Sementara yang dapat kami simpulkan untuk saat ini dua tersangka dulu, mungkin bisa yang lain kalau memang nanti dari pendalaman dua tersangka ini,” tambahnya.

Sementara ini, imbuh Subhan, modus para tersangka adalah adanya pengurangan volume pembangunan di Desa sekitar 11 item. “Diduga kalau Bumdes ini selama 1 tahun itu mengendap di salah satu tersangka itu tidak digulirkan, dan nilainya sekitar 50 juta,” jelasnya.

Kedua tersangka terancam pasal 2, pasal 3 dan pasal 8 Undang – undang Tipikor dengan hukuman minimal empat tahun penjara.(prap)

Keterangan gambar: Kedua tersangka, AA dan BH memakai baju tahanan saat ditahan Kejaksaan Negeri Lamongan.(foto suprapto)

Related posts

Leave a Comment