Warga dan Seorang Petugas BPBD Tewas Hirup Gas Beracun Dalam Sumur

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sebuah sumur yang diduga mengandung gas beracun di Dusun Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk menelan dua nyawa. Korban meninggal yakni Sukardi,60, warga setempat dan Masrupin, 30, petugas BPBD Kabupaten Nganjuk yang berusaha memberikan pertolongan di lokasi kejadian, Selasa (18/12) pagi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Yanto, 27, tetangga korban menceritakan, saat ia hendak mencari rumput di dekat dengan sumur tersebut, ia curiga lantaran melihat alat-alat bengkel di dekat bibir sumur. Setelah dilihat ke dalam ternyata Sukardi sudah mengapung di dalam sumur.

Tim Tagana dan BPBD Kabupaten Nganjuk yang menerima informasi itu pun segera menuju ke lokasi dan segera melakukan pertolongan. Namun nahas, Masrupin, petugas BPBD yang berusaha memberikan pertolongan justru turut menjadi korban. Ia pun akhirnya meregang nyawa setelah sempat dilarikan ke Puskesmas Rejoso.

“Iya benar, ada dua korban. Petani setempat dan satunya lagi petugas BPBD yang hendak memberikan pertolongan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Moh Sudarman saat dikonfirmasi.

Anggota Polsek Rejoso, Babinsa Mojorembun, dan warga yang berada di lokasi pun segera membantu petugas Tagana dan BPBD mengevakuasi korban dari dalam sumur. Sekitar pukul 09.30 WIB, Tim Forensik dari Polres Nganjuk dan Puskesmas yang sampai di TKP juga langsung melakukan identifikasi dan analisa.

“Saya belum tahu racun gas jenis apa yang membahayakan ini. Tapi saya tadi membantu di lokasi dan sempat melihat ada 4 anggota BPBD yang di atas sumur juga ikut pingsan. Saat ini TKP sudah kami pasang garis polisi,” jelas AKP Moh Sudarman.(ng1)

Keterangan gambar: Petugas BPBD saat mendapatkan perawatan tim medis.(ist)

Related posts

Leave a Comment