Usulan di PAK 2018 Disetujui, Pembangunan Meterisasi PJU di Blitar Dimulai

ADAKITANEWS, Blitar – Sistem pembayaran yang digunakan untuk tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) diketahui ada dua macam, yaitu Kontrak/Lump Sum dan Meterisasi. Dari kedua sistem pembayaran tersebut, bisa dikatakan sistem meterisasi lebih menghemat biaya tagihan listrik dari pada lump sum, karena tagihan yang dibayarkan sesuai dengan daya yang digunakan.

Untuk menggunakan meterisasi, kebanyakan masih terkendala biaya untuk pemasangan meteran dalam satu kelompok titik lampu. Namun di akhir tahun ini dipastikan akan ada pembangunan meterisasi PJU di Kabupaten Blitar. Karena usulan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018 disetujui.

“Alhamdulillah usulan kita di PAK 2018 disetujui. Kita telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 5 miliar untuk pembangunan 40 meterisasi PJU,” kata Sugeng Winarno, Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar melalui telepon, Rabu (21/11).

Sugeng menjelaskan, untuk lokasi pembangunan meterisasi PJU tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Blitar seperti Kecamatan Wlingi dan Kademangan. Menurutnya, dengan PJU non meterisasi memang merugikan Pemerintah, sebab hidup mati lampu tetap melakukan pembayaran ke PLN.

“Kalau menggunakan sistem meterisasi, maka pola ini lebih terukur. Sehingga tidak akan merugikan, sebab pembayarannya dihitung berdasarkan pemakaian,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, meski waktu yang tersisa sangat mepet, namun pihaknya memastikan sebelum akhir 2018 ini proyek pembangunan PJU yang di meterisasi sudah selesai.(fat/wir)

Keterangan gambar: Sugeng Winarno, Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment