Ungkap Kasus Kematian Bayi, Dinkes Tulungagung Bentuk Tim Penelusuran

ADAKITANEWS, Tulungagung – Tim penelusuran yang dibentuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, telah mulai bekerja untuk menggali informasi dan data. Tim ini dibentuk terkait kematian bayi di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Triana Medika.

“Terkait kematian bayi Arza, kita sudah membetuk tim penelusuran. Tugasnya adalah mencari informasi dan penggalian data terkait kasus tersebut,” kata Sekretaris Dinkes Tulungagung, Bambang Triono, Rabu (08/08).

Bambang menjelaskan, tim bentukannya telah mendatangi keluarga korban sebanyak dua kali. Yang pertama pada Senin (06/08) lalu, kemudian pada hari ini, Rabu (08/08), tim melakukan hal serupa di lokasi yang sama.

“Tim kita sudah dua kali menemui keluarga korban, hari ini dan hari Senin kemarin. Demikian juga pihak rumah sakit juga sudah mengirimkan laporannya. Namun untuk hasilnya, kami tidak bisa menyampaikan saat ini. Yang jelas seluruh data dan informasi disusun berdasar penjelasan dari pihak keluarga,” ujar Bambang.

Kasus ini mencuat setelah Triwahyuni, warga Desa Sepatan, Kecamatan Gondang melahirkan bayi Arza di RS Trisna Medika pada Selasa (31/07) siang. Namun pada Rabu (01/08) pukul 05.30 WIB, bayi tersebut dalam kondisi lemas ketika akan dimandikan. Hingga beberapa saat kemudian Arza dinyatakan meninggal dunia.

Saat pihak keluarga meminta penjelasan dari pihak rumah sakit, jawaban yang didapat tidak memuaskan. “Mereka mengatakan bahwa anak saya meninggal karena tersedak. Tanpa ada penjelasan secara gamblang (rinci,red),” tutur Triwahyuni, orang tua korban.

Atas kejadian tersebut kemudian Dinkes Tulungagung membentuk tim penelusuran.(bac)

Keterangan gambar : Bambang Triono, Sekretaris Dinkes Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment