Turun di Bandara Juanda, Penumpang Pesawat Ditangkap Karena Bawa Sabu

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, penumpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 321 rute Kuala Lumpur – Surabaya ditangkap petugas Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Penumpang bernama Wong Seng Ping alias Toni, 39, ini ditangkap karena kedapatan membawa sabu seberat 2,84 gram, yang dikemas dan dimasukkan ke dalam makanan ringan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda, Budi Harjanto menjelaskan, Toni tertangkap petugas Bandara Juanda di Terminal 2 pada Senin (24/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Untuk mengelabui petugas, tersangka memasukkan sabu kedalam 5 kaleng potato snack dan satu bungkus plastik bekas susu bubuk berwarna hijau, kemudian dimasukkan ke dalam koper pakaian.

“Diduga penumpang pesawat Air Asia ini memanfaatkan cuti bersama. Meski cuti bersama petugas, kami tetap sigap mengantisipasi masuknya narkoba melalui Bandara Juanda,” jelas Budi Harjanto dalam pers rilis, Jumat (28/12).

Budi menjelaskan, sebelumnya penumpang tersebut sudah dicurigai oleh petugas dari gerak-geriknya. “Barang bawaan berupa snack, setelah dibuka petugas terdapat kristal warna putih. Kemudian dilakukan uji laboratorium, terbukti bahwa barang tersebut merupakan sabu,” tambahnya.

Pasca temuan itu, pihak Bea Cukai Juanda langsung bekerja sama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. Gagalnya penyelundupan sabu ini, berhasil menyelamatkan 14.200 jiwa generasi muda dengan perhitungan satu gram sabu dikomsumsi 5 orang.

“Menurut pengakuan, tersangka akan diberikan imbalan sebesar 1.500 ringgit. Setelah sabu berhasil ke tujuan, akan diberikan 1.500 ringgit lagi. Tersangka akan dijerat pasal 113 ayat 2 dengan ancaman paling sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” jelas Budi.(sid3)

Keterangan gambar : Wong Seng Ping alias Toni, tersangka penyelundupan sabu seberat 2,84 gram saat berada di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC).(foto : andri santoso)

Related posts

Leave a Comment