Tukang Pijat Setubuhi Adik Ipar Hingga Hamil Tujuh Bulan

ADAKITANEWS, Tulungagung – Polres Tulungagung mengamankan JAR, 49, warga Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung, Senin (17/09).

Lelaki tunanetra yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat tersebut, dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung, karena dilaporkan mertuanya setelah menyetubuhi adik iparnya hingga hamil tujuh bulan.

Di hadapan petugas, JAR mengakui perbuatannya menyetubuhi adik iparnya, sebut saja Mawar, bukan nama sebenarnya, 14, sebanyak 3 kali. Ia berkilah, yang dilakukan tersebut atas dasar suka sama suka dan tidak ada paksaan.

“Dia (Mawar,red), memang adik istri saya. Saya melakukannya sudah tiga kali, semua tanpa paksaan,” katanya.

Lanjutnya, dirinya juga tidak tahu mengapa Mawar mau diajak berhubungan badan. “Saat itu pintunya saya ketok, dan langsung dibuka. Lalu saya ajak berhubungan,” ujarnya.

Pengakuan JAR, saat mengajak berhubungan badan tersebut dirinya juga tidak menjanjikan apapun kepada adik iparnya itu. Hubungan terlarang tersebut dilakukannya dua kali di rumah mertuanya, dan sekali di rumahnya sendiri.

Pria yang menderita kebutaan sejak muda tersebut beralasan, dirinya nekat menyetubuhi adik iparnya, karena istrinya tidak mau diajak berhubungan intim.

Perbuatan pelaku terungkap setelah perut korban semakin membesar sehingga diketahui oleh keluarga bahwa kondisi korban sedang hamil. JAR mengaku tidak mengetahui jika Mawar hamil akibat perbuatannya.

‘Saya baru tahu kalau dia hamil, saat polisi datang,” terangnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji menyatakan, kasus tersebut masih ditangani UPPA Polres Tulungagung. “Pelaku masih menjalani pemeriksaan di UPPA. Termasuk meminta keterangan dari pihak keluarga korban,” kata Iptu Sumaji.(bac)

Keterangan gambar : JAR (bertopi) saat dibawa petugas kepolisian ke Polres Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment