Tiga Puluh Tersangka Narkotika Jalani Rehabilitasi

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sedikitnya 30 tersangka kasus narkotika menjalani asesmen terpadu menuju proses rehabilitasi. Hal ini diungkapkan Kepala BNN Kabupaten Nganjuk, AKBP Agus Irianto dalam pers rilis akhir tahun di Kantor BNN Kabupaten Nganjuk, Rabu (26/18) siang.

“Pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika adalah orang sakit yang wajib menjalani pengobatan dengan menempatkan mereka ke dalam lembaga rehabilitasi sosial,” kata AKBP Agus Irianto.

Hal tersebut, lanjut AKBP Agus Irianto, berdasarkan pertimbangan bahwa sebagian besar pelaku narkotika merupakan korban penyalahgunaan narkotika. “Selain itu, ada dua puluh lima pecandu yang menjalani rawat jalan, sehingga tahun 2018 ini target tercapai seratus persen,” paparnya.

Menurutnya, menempatkan pecandu atau penyalahgna narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi merupakan sesuai amanah Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yaitu pasal 4 huruf d yang menyebutkan, untuk menjamin pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan pecandu narkotika.

Dikatakan, akhir-akhir ini bandar dan pengedar narkoba bukan hanya menyasar pada area perkotaan saja, melainkan sudah merambah ke pelosok desa. Untuk itu, lanjut AKBP Agus, pihaknya akan terus mengantisipasinya dengan penguatan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

“Kita juga melakukan skrining dengan melakukan tes urine terhadap 290 orang dari instansi pemerintah, 30 orang masyarakat umum dan 50 orang di lingkup dunia pendidikan,” jelasnya.

AKBP Agus Irianto menambahkan, dengan terbitnya Perda Anti Narkoba dan sambil menunggu Perbup, sudah membuat pihak BNN Kabupaten Nganjuk lega. Diharapkan dengan adanya Perda ini, setiap OPD dapat menganggarkan untuk upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Nganjuk.

“Ini merupakan implemantasi dari Inpres nomor 6 tahun 18 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN yang berlaku sejak Agustus 2018,” pungkasnya.(ng1)

Keterangan gambar: Kepala BNN Kabupaten Nganjuk, AKBP Agus Irianto saat pers rilis di Kantor BNN Kabupaten Nganjuk.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment