Tanggul Lumpur Lapindo Ambles

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tanggul penahan lumpur Lapindo di wilayah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo mengalami keretakan. Tanggung penahan setinggi 11 meter tersebut, bahkan tiba-tiba ambles. Warga pun khawatir, aliran air bercampur lumpur bisa merembet dan merendam pemukiman mereka.

Sajin, 58, warga Dusun Pologunting Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin mengatakan, tanah tanggul penahan lumpur tersebut mengalami penurunan pada Jumat (05/10) sekitar pukul 12.30 WIB.

Awalnya ia melihat ada tiga truk di sekitar tanggul, dan ada beberapa pekerja meninggikan tanggul. “Setelah kami lihat, ternyata tanggulnya mengalami penurunan atau ambles,” ujar Sajin.

Penurunan tanah terjadi sekitar kedalaman 4 meter lebih dan panjang sekitar 100 meter. Meski lumpur tidak sampai meluber ke pemumiman, Sajin dan warga lain mengaku tetap khawatir.

Warga pun mendesak Pusat Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS) agar segera bertindak sehingga lumpur tidak sampai meluber ke pemukiman mereka.

Sementara itu, Humas PPLS, Hengky Lestria Adi mengatakan, PPLS akan segera berupaya melakukan tindakan dengan mengalirkan lumpur dan air ke pompa penampungan lainnya, yang jauh dari pemukiman warga. “Kami sudah melaporkan ke pusat, untuk segera menjalankan alat berat untuk menanggulangi tanggul yang ambles segera mungkin,” kata Hengky.

Keterangan gambar : Kondisi tanggul penahan lumpur lapindo yang mengalami penurunan.(foto: andri santoso)

Related posts

Leave a Comment