Tahun Ajaran Mendatang, Biaya SPP Untuk SMA/SMK Bakal Digratiskan

ADAKITANEWS, Tulungagung – Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Tulungagung dipastikan akan dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) alias gratis.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kasi SMA-SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jatim wilayah Tulungagung, Subagyo.

Pembebasan biaya SPP tersebut tidak hanya untuk Kabupaten Tulungagung saja, namun diberlakukan menyeluruh se-Jatim. Subagyo menjelaskan, nilai subsidi tersebut untuk masing-masing daerah berbeda.

“Besaran subsidi SPP SMA-SMK negeri dan swasta di setiap kabupaten maupun kota tidak sama. Tapi disesuaikan dengan kemampuan atau indeks daerah yang telah distandarisasi,” kata Subagyo, Senin (19/11).

Lanjutnya, khusus untuk Kabupaten Tulungagung besaran dana yang diberikan untuk tingkat SMA Rp 75 ribu. Sementara untuk SMK teknologi Rp 140 ribu dan SMK manajemen bisnis Rp 110 ribu.

“Pemberian subsidi ini baru akan diberlakukan pada tahun ajaran 2019/2020 mendatang, melalui APBD provinsi,” jelasnya.

Tambah Subagyo, teknis pelaksanaan bantuan SPP ini akan dilakukan pendataan jumlah siswa terlebih dahulu. Baru kemudian dananya akan ditransfer ke rekening sekolah masing-masing.

Dari pemberian biaya SPP ini, ada yang berbeda antara SMA negeri dan swasta. Untuk SMA negeri tidak diperbolehkan menarik biaya SPP lagi kepada siswa. Namun, kalau SMA swasta masih diperbolehkan menarik biaya SPP.

“Sebab, di SMA swasta untuk gaji guru diambilkan dari SPP setiap siswanya, maka untuk SMA swasta masih diperbolehkan menarik biaya SPP,” tambahnya.

Selain pembebasan SPP, Pemprov Jatim juga akan memberikan seragam. Yakni kepada siswa kelas 10, sebanyak dua stel yaitu abu-abu putih dan Pramuka. Dengan kebijakan tersebut, Subagyo mengatakan, diharapkan dapat mendorong suksesnya program wajib belajar 12 tahun.

Diketahui sesuai data Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jatim wilayah Tulungagung, untuk siswa kelas 10 atau kelas 1 SMA/SMK swasta maupun negeri berjumlah ada sekitar 12 ribu siswa yang tersebar di 23 lembaga SMA negeri dan swasta. Sedangkan SMK negeri dan swasta ada 26 lembaga.(bac)

Keterangan gambar : Subagyo, Kasi SMA-SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jatim wilayah Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment