SMA/SMK di Blitar Kekurangan 120 Ruang Kelas

ADAKITANEWS, Blitar – Meski sudah mendapat bantuan, namun hingga saat ini di Blitar masih kekurangan banyak ruang kelas ditingkat SMA/ SMK.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Suhartono mengatakan, saat ini di Blitar masih kekurangan sekitar 120 ruang kelas untuk SMA dan SMK. Kekurangan ruang kelas paling banyak terjadi di sejumlah SMK.

“Tahun lalu kami sudah mendapat dana bantuan untuk membangun ruang kelas baru, tapi sampai sekarang kebutuhan ruang kelas masih kurang. Kekurangannya sekitar 120 ruang kelas,” kata Suhartono, Sabtu (20/01).

Lebih lanjut Suhartono menjelaskan, jumlah SMA dan SMK negeri di wilayah Kota Blitar dan Kabupaten Blitar saat ini adalah sebanyak 20 sekolah. Untuk mengatasi masalah kekurangan ruang kelas, sekolah menerapkan sistem blok untuk proses belajar mengajar di SMK. Sistem blok, yakni siswa diajak mengikuti proses belajar mengajar langsung di bengkel atau di ruang praktik.

“Selain itu siswa SMK juga ada praktik kerja industri di luar sekolah. Biasanya praktik kerja industri selama tiga bulan. Ruang kelas yang ditinggal siswa praktik kerja di luar bisa digunakan siswa lain,” jelasnya.

Menurut Suhartoni, pada 2017 lalu Cabang Dinas mendapat dana bantuan lebih Rp 1 miliar dari Provinsi. Dana itu untuk rehab, pembangunan ruang kelas baru, dan pembangunan laboratorium. Selain itu, dua SMA negeri juga mendapat bantuan komputer pada 2017. Masing-masing sekolah mendapat bantuan 20 unit komputer.

“Semestinya, tahun ini, kami dapat bantuan lagi untuk itu. Tapi sampai sekarang belum ada informasi dari Provinsi soal itu. Kami sudah mengusulkan dana bantuan ke provinsi,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suhartono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment