Serapan Anggaran Triwulan Pertama Tak Capai 5 Persen, Besaran TPP Terancam Berkurang

ADAKITANEWS, Blitar – Sejak awal tahun 2019, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Blitar menyanggupi penyerapan target sebesar 15 persen di triwulan pertama. Namun demikian, berdasarkan aplikasi e-Monev Blitar Kabupaten, hingga detik ini penyerapan belum menginjak angka 5 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti mengatakan, penyerapan tahun ini diharapkan tidak mengulangi tahun sebelumnya atau 2018 yang hanya mencapai 84 persen. Sehingga beberapa OPD menargetkan bisa mencapai target penyerapan sebesar 15 persen di triwulan pertama.

“Menginjak akhir Maret 2019 serapan anggaran baru mencapai 3,80 persen, dari pagu total anggaran senilai Rp 1.097.145.183.269, baru tercapai sekitar Rp 41.701.523.769,” jelas Khusna, Jumat (22/03).

Khusna menegaskan, jika penyerapan di triwulan pertama ini tidak mencapai target 15 persen, maka masing-masing OPD terancam mendapat sanksi berupa pengurangan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS.

“Jadi hal ini dilakukan agar PNS di masing-masing OPD bisa meningkatkan rasa tanggung jawab serta bisa dijadikan sebagai bahan penilaian kinerja dari PNS,” tandasnya.

Khusna menambahkan, pihaknya berharap hingga akhir Maret ini serapan anggaran bisa tercapai 15 persen. Agar para PNS di OPD tidak mendapat sanksi pengurangan tunjangan TPP.(fat/wir)

Keterangan gambar: Khusna Lindarti, Kepala BPKAD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment