Rumah Anak Walikota Blitar Ikut Digeledah

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Setelah menetapkan status tersangka terhadap Walikota Blitar, M Samanhudi Anwar (MSA), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini juga tengah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat.

Tempat-tempat yang digeledah tersebut diantaranya, ruang kerja Walikota, Kantor PT Moderna Tehnik Perkasa milik tersangka Susilo Prabowo di Jalan Cemara Kota Blitar, serta rumah milik putra Samanhudi, Henry Pradipta Anwar yang ada di Jalan Kelud nomor 32-34 Kelurahan Kepanjenlor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Sabtu (09/06).

KPK berada di rumah politisi PDIP tersebut sekitar pukul 10.59 WIB, selama kurang lebih 15 menit. Tampak dari luar pagar, terlihat tiga penyidik berseragam KPK memeriksa Henry Pradipta Anwar sambil membawa sejumlah berkas.

Henry yang menggunakan kemeja hitam dengan bawahan sarung, terlihat meladeni penyidik KPK. Selain dijaga oleh petugas kepolisian, ada juga Ketua RT setempat yang ikut dihadirkan.

Diwawancarai usai melaksanakan sholat Zuhur, Henry membenarkan ada sejumlah aset miliknya yang digeledah oleh KPK. Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar ini mengaku penggeledahan yang dilakukan oleh KPK sudah sesuai prosedur.

“Hanya beberapa laci meja kerja saya. Tidak sampai banyak seperti yang lainnya, tidak. Mereka orangnya enak-enak kok. Humble semuanya,” kata Henry Pradipta Anwar, Sabtu (09/06).

Saat disinggung soal keberadaan ayahnya, Henry mengaku sempat berkomunikasi setelah menyerahkan diri ke KPK pada Jumat (08/06) malam. Namun komunikasi dengan ayahnya, dilakukan melalui perantara Kuasa Hukumnya. Menurutnya, saat ini kondisi kesehatan Samanhudi pasca berada di Gedung KPK masih sehat.

“Yang penting bapak saya sehat gitu saja. Kalau komunikasi ndak bisa kalau ke bapak langsung. Kami berserah diri kepada Allah,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya soal tanggapan secara umum soal kasus suap yang melibatkan ayahnya, ia enggan untuk berkomentar. “Kalau (kasus,red) itu saya ndak tahu,” pungkasnya.

Usai memeriksa putra Samanhudi Anwar, tiga orang penyidik KPK kemudian bergegas kembali ke Kantor Walikota Blitar. Begitu tiba di lokasi, terlihat KPK mengeluarkan dua map warna merah yang diduga merupakan berkas yang diambil dari Henry Pradipta Anwar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasna penyidik KPK saat berada dirumah putra Walikota Blitar.(ist)

Related posts

Leave a Comment