Resmi Ditutup 2015, Eks Lokalisasi Guyangan Masih Beroperasi

ADAKITANEWS, Nganjuk – Pasca resmi ditutup sejak awal 2015 silam, kawasan eks lokalisasi Guyangan Kabupaten Nganjuk ternyata masih tetap beroperasi. Beberapa café serta tempat karaoke di lokasi tersebut, bahkan diduga masih menyediakan jasa prostitusi kepada para pria hidung belang.

Berdasarkan pantauan, praktik prostitusi di eks lokalisasi yang tepatnya berada di Desa Guyangan Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk tersebut, ternyata belum bisa dihentikan. Praktik prostitusi ilegal di lokasi itu, seperti biasa masih mengandalkan modus usaha cafe serta karaoke sebagai kedok.

Mirisnya, para pelaku usaha warung cafe pun seperti tak segan dan bahkan dengan terang-terangan menawarkan jasa PSK (Pekerja Seks Komersial) kepada pengunjung yang melintas di depan warung dan cafe. “Monggo (silakan,jawa-red), mampir dulu. Ceweknya cantik-cantik dan masih baru loh,“ kata seorang pemilik cafe kepada pengunjung, Minggu (21/10) malam.

Saat wartawan mencoba masuk di salah satu cafe dan karaoke itu pun, langsung disambut hangat oleh pemilik. Kemudian, pemilik cafe mulai memperkenalkan satu per satu gadis di tempat itu, yang siap melayani tamu dengan tarif beragam.

“Ini ada empat cewek. Silakan tinggal pilih yang mana. Tapi, masing-masing tidak sama harganya. Si Arum (nama samaran,red) Rp 150 ribu. Dan kalau Angel (nama samaran,red) Rp 200 ribu,“ katanya.

Informasi yang didapat, masih dijalankannya praktik prostitusi di lokasi tersebut salah satunya adalah karena faktor ekonomi. “Semua urusannya dengan duit. Makanya kami buka,” katanya.(c1/kur)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment