Rencana Relokasi Eks PKL Mastrip di Timur Stadion Soprijadi Blitar Ditolak Warga

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar berencana merelokasi eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Mastrip di timur Stadion Soeprijadi atau di trotoar Jalan Dr Wahidin Kelurahan Kepanjenlor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. Namun rencana itu tidak berjalan mulus karena warga sekitar menolak rencana tersebut.

Penolakan itu dilampiaskan warga dengan memasang sejumlah poster berukuran kecil di pagar timur trotoar Jalan Dr Wahidin. “Intinya warga disini menolak kalau trotoar digunakan PKL secara permanen. Untuk detailnya silakan ke kelurahan, kami sudah kirim surat ke kelurahan,” kata satu diantara warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya, Kamis (29/11).

Warga khawatir kawasan itu menjadi kumuh setelah ditempati PKL. Selain itu, hak para pejalan kaki juga akan hilang kalau trotoar itu dijadikan tempat untuk PKL. Apalagi, warga tidak tahu sampai kapan para PKL menempati lokasi itu.

“Dulu tempat ini memang pernah dipakai untuk relokasi pedagang Pasar Pon. Tapi kan hanya sementara karena Pasar Pon masih dalam pembangunan. Setelah pembangunan selesai, mereka kembali ke pasar. Kalau ini, kami belum tahu sampai kapan mereka menempati trotoar,” ujarnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan, ada salah paham atau miskomunikasi antara warga sekitar dengan rencana Pemkot Blitar tersebut. Ia pun menegaskan bahwa penempatan eks PKL pedagang Mastrip hanya bersifat sementara.

“Nantinya kalau sudah ada tempat yang kita siapkan, otomatis para pedagang eks Mastrip akan dipindah, dan trotoar tersebut akan dijadikan tempat netral kembali seperti semula,” ujar Santoso.

Ia mengaku sudah menugaskan Sekretaris daerah agar secepatnya mengundang Lurah dan Camat setempat, serta tim yang ditugasi melakukan pemetaan untuk dilakukan evaluasi, dimana letak miskomunikasi tersebut. Sehingga nanti akan diurai, dan harapannya segera ada titik temu atas permasalahan tersebut.

“Secara prinsip penempatan sementara eks pedagang Mastrip tetap dilakukan di timur stadion, karena program tersebut sudah direncanakan dengan baik,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Satu diantara poster penolakan.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment