Rayakan Galungan, Umat Hindu Berdoa Untuk Bangsa Indonesia

ADAKITANEWS, Tulungagung – Puluhan umat Parisada Hindu Dharma Tulungagung, Rabu (30/05) sore, merayakan hari raya Galungan 1940 Saka dengan melaksanakan persembahyangan Galungan. Perayaan Galungan atau memperingati lahirnya alam semesta dilaksanakan di Pura Jagat Tulung Urip yang terletak di Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Brahmana Ida Pandita Dhamika Sandi Kertajaya, yang memimpin persembahyangan menyatakan perayaan Galungan kali ini selain dalam suasana perayaan Waisak, juga bertepatan dengan umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Perayaan Galungan dalam suasana perayaan Waisak, dan sekaligus bertepatan dengan bulan suci Ramadan, saat umat Islam menjalankan ibadah puasa ini, kami harapkan dapat terwujud cita-cita luhur Bhinneka Tunggal Ika. Menuju ke Tuhan Yang Maha Kuasa dengan berbagai macam cara, sehingga akan tercipta kedamaian di dunia,” kata Brahmana Ida Pandita Dhamika Sandi Kertajaya.

Dalam persembahyangan yang berlangsung secara khidmad tersebut, umat selain menghaturkan sesaji kepada Yang Maha Kuasa, juga melaksanakan sujud Tri Satye dan Kramaning Sembah. Tiga hari sebelum pelaksanaan Galungan, umat juga melakukan Brata Galungan selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu (27/05) lalu.

Lanjut Ida Pandita Dhamika Sandi Kertajaya, selain memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa, agar diberi keselamatan dalam mengarungi kehidupan di dunia, umat Hindu Tulungagung juga berdoa untuk bangsa Indonesia.

Ida Pandita menekankan tiga hal penting yang harus dilaksanakan, yaitu menjaga kesucian pikiran, menjaga kesucian ucapan dan menjaga kesucian perbuatan. Sehingga dapat menemukan kedamaian hidup.(bac)

Keterangan gambar : Umat Hindu Dharma Tulungagung, saat merayakan hari raya Galungan.(ist)

Related posts

Leave a Comment