Ratusan Siswa Terlantar Ditinggal Gurunya Demo

ADAKITANEWS, Tulungagung – Unjuk rasa ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) di depan UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung membuat siswa di beberapa sekolah dasar di kecamatan tersebut tertinggal pelajarannya.

Salah satu yang terdampak dari aksi tersebut adalah SD Negeri 02 Karanganom Kecamatan Kauman. Dari seluruh tenaga pendidik yang berjumlah 13 guru, yang berstatus PNS hanya 3 orang saja. Selebihnya, 10 guru lainnya berstatus GTT.

Praktis sat itu, yang mengajar 6 kelas hanya 3 guru. Karena mereka yang statusnya GTT, turun ke jalan mengikuti aksi unjuk rasa pada Kamis (20/09) pagi.

Salah seorang guru, Dwi Murtiningsih mengaku dirinya bersama 2 rekannya kewalahan dengan kondisi tersebut. Karena seorang guru harus mengajar 2 hingga 3 kelas sekaligus.

“Ya bagaimana lagi, sebenarnya ya kewalahan, tapi tetap kita upayakan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung,” kata Dwi Murtiningsih.

Ketiga guru yang tersisa di sekolah tersebut harus bergantian dari satu kelas ke kelas yang lainnya. Belum lagi siswa yang baru saja ditinggal, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru dan justru malah bermain bersama temannya.

Dewi mengakui keberadaan GTT di sekolah sangat penting. Terbukti kondisi saat ditinggal aksi unjuk rasa, aktivitas sekolah menjadi lumpuh. Bahkan siswa tidak mendapat perhatian penuh.

Sebagai sesama guru, Dwi merasa prihatin atas kondisi GTT, yang tidak setiap bulan menerima gaji. “Sebagai sesama guru kami prihatin. Pendapatan mereka hanya mengandalkan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ungkapnya.

Dwi juga memaklumi jika rekan-rekan guru yang statusnya GTT melakukan aksi agar mendapatkan perhatian dari pemerintah.(bac)

Keterangan gambar : Kondisi kelas lengang, siswa banyak keluar ruangan karena ditinggal guru.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment