Puting Beliung di Sidoarjo: 447 Rumah Rusak, Satu Warga Meninggal

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Bencana angin puting beliung yang melanda Kabupaten Sidoarjo pada Senin (19/11) kemarin, menimbulkan banyak dampak. Selain menyebabkan 447 rumah mengalami kerusakan, satu orang warga juga dikabarkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Dwidjo Prawito mengatakan, 447 rumah yang mengalami kerusakan tersebut tercatat keseluruhan berasal dari 7 desa di Kecamatan Tulangan. Yakni Desa Grinting sebanyak 11 rumah, Desa Kepunten 22 rumah, Desa Kemantren 26 rumah, Desa Gerabagan 8 rumah, Desa Singopadu 7 rumah, Desa Kepadangan 1 rumah, dan yang paling banyak ada di Desa Kajeksan sebanyak 372 rumah.

“Jumlah itu masih jumlah sementara yang saya terima dari petugas di lapangan. Jumlah tingkat kerusakan akan kita kategorikan. Ada kerusakan kecil, sedang dan berat, masih sedang kita lakukam pendataan, jadi belum kita ketahui saat ini,” ungkap Dwidjo kepada Tim Adakitanews, Selasa (20/11).

Dwijo menambahkan, sementara satu korban meninggal akibat bencana angin puting beliung yakni Erwin, warga Desa Wonokupang RT 4/RW 2 Kecamatan Balongbendo. “Info yang saya terima, korban meninggal akibat tertimpa tembok bangunan saat sedang bekerja bersama satu rekannya di dalam pabrik, ketika angin puting beliung menerjang kawasan tersebut hari Senin kemarin,” terang Dwidjo.

Terpisah Kapolresta Sidoarjo, AKBP Zain Dwi Nugroho mengatakan, selain korban meninggal ada juga satu korban lagi yang kini sedang menjalani perawatan intensif. Korban diketahui bernama Supriyadi, 48, warga Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo, yang saat puting beliung terjadi sedang berada satu lokasi dengan Erwin.

“Satu korban meninggal dunia atas nama Erwin, dan satu rekannya mengalami patah tulang yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Anwar Medika Balongbendo,” terang AKBP Zain Dwi Nugroho.(sid3)

Keterangan gambar : Salah satu rumah di Desa Kajeksan Kecamatan Tulangan yang rusak akibat puting beliung.(foto : andri santoso)

Related posts

Leave a Comment