Puluhan Bangunan di Pantai Sine Diterjang Banjir Rob

ADAKITANEWS, Tulungagung – Sejumlah bangunan yang dihuni nelayan Pantai Sine, Desa Kalobatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung, diterjang gelombang air pasang kawasan pesisir selatan, Rabu (25/07) dinihari.

Selain air laut masuk ke pemukiman nelayan yang hanya berjarak 10 meter dari tepi pantai, banjir juga mengakibatkan sebuah bangunan rusak.

Budi Wahono, nelayan warga desa setempat menyampaikan, bencana rob tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB. “Sekitar pukul 03.00 WIB, gelombang air laut tinggi hingga masuk ke rumah warga. Bahkan bangunan bagian dapur saya roboh diterjang rob,” kata Budi Wahono.

Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa. Hanya saja, warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena ketinggian air yang masuk ke dalam rumah mencapai sebatas lutut orang dewasa.

“Warga yang rumahnya tergenang, sempat berlarian keluar rumah. Khawatir air semakin tinggi,” ujar Budi.

Lanjut Budi, di sepanjang pesisir Pantai Sine, ada sekitar 50 rumah yang sebagian besar diterjang banjir rob. Gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Sine ini, juga sudah terjadi dalam 2 hari terakhir. Meski banjir sudah surut, namun gelombang tinggi yang masih terjadi membuat warga tidak berani melakukan aktivitas di sekitar pantai. Beberapa nelayan, bahkan mengevakuasi perahunya ke daratan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Sementara itu pihak Kepolisian Sektor Kalidawir pun juga sudah meminta warga sekitar pantai dan wisatawan Pantai Sine untuk tetap waspada. “Gelombang tinggi bisa terjadi sewaktu-waktu. Saya harapkan warga di pesisir pantai tetap waspada. Terlebih untuk pengunjung, jangan mandi di laut,” imbau Kapolsek Kalidawir, AKP M Ilyas saat datang ke lokasi banjir rob.(bac)

Keterangan gambar : Bangunan milik warga yang diterjang rob dan nelayan saat mengevakuasi perahunya.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment