Penipuan Modus Tawaran Kerja, Pelaku Menyamar Jadi PNS dan Polisi

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan Suhermanto, 36, warga Jalan Flamboyan Desa Kepunten Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Pria beristri dua ini ditangkap lantaran diduga melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus mengaku sebagai pegawai Pemkot dan polisi.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muh Harris mengungkapkan, pelaku berhasil ditangkap setelah ada tiga warga yang melapor ke Polresta Sidoarjo, dan mengaku telah menjadi korban penipuan.

Berdasarkan laporan tersebut, pihak Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Suhermanto. “Pelaku berhasil kami amankan di sebuah jalan di kawasan Gedangan,” ungkap Kompol Muh Harris dalam pers rilis yang digelar di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (06/11).

Dijelaskan Kompol Muh Harris, modus pelaku adalah dengan memberikan janji bahwa ia bisa memasukkan korbannya bekerja sebagai tukang parkir di bandara Internasional Juanda, dan pegawai PT Gudang Garam dengan syarat mau membayar sejumlah uang.

“Yang bersangkutan ini mengaku sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) Pemkot Surabaya dan juga mengaku menjadi anggota kepolisian dari Polrestabes Surabaya,” urainya.

Kompol Muh Harris menguraikan, di wilayah Sidoarjo sendiri pelaku sudah 3 kali melakukan penipuan. Pelaku menarik uang untuk pekerjaan tukang parkir di juanda sebesar Rp 4 juta. Sedangkan untuk bisa bekerja sebagai pegawai PT Gudang Garam, korban ditarik Rp 6 juta.

“Saat mengaku sebagai PNS, korban dijanjikan dapat memperkerjakan sebagai tukang parkir di Juanda. Sedangkan saat mengaku sebagai polisi, pelaku mengaku dapat memperkerjakan korban di PT Gudang Garam,” papar perwira dengan pangkat satu melati di pundak itu.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil menyita tiga surat perjanjian, pakaian polisi, sepatu kedinasan, uang tunai, sebuah ponsel, seragam PNS, dan atribut Polri.

Akibat perbuatannya, pelaku yang diketahui merupakan mantan sopir truk ini akhirnya dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman kurungan penjara selama 4 tahun penjara.(sid3)

Keterangan gambar : Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muh Harris saat menginterogasi Suhermanto di depan wartawan.(foto: andri santoso)

Related posts

Leave a Comment