Pengusaha Warkop Cabuli Bocah Sesama Jenis

ADAKITANEWS, Tulungagung – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung mengamankan Roni alias Kabul, 45, warga Desa Pasir Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.

Roni yang merupakan pemilik warung kopi tersebut, diamankan polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap bocah laki-laki dibawah umur berinisial AF, 14, warga Kecamatan/Kabupaten Tulungagung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengatakan, jajarannya telah menyelidiki kasus ini sejak 6 bulan yang lalu, setelah mendapat informasi dari masyarakat. Dan kasus ini, akhirnya terungkap pada Rabu (17/10) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Polisi sudah menerima laporan sejak 6 bulan yang lalu namun belum ada bukti sehingga belum bisa dilakukan tindakan. Polisi baru bertindak setelah AF, korban yang masih berusia di bawah umur, mengaku pernah dicabuli oleh pelaku,” kata Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Senin (22/10).

Lanjut Kapolres, dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku diketahui merupakan penyuka sesama jenis yang acap kali memperdaya bocah dibawah umur untuk menyalurkan hasrat seksualnya.

Modusnya korban diiming-imingi dan diberi fasilitas seperti minum kopi gratis, bernyanyi di room nyanyi sebelum diperlakukan tak senonoh.

Lanjut AKBP Tofik, pelaku mengaku perbuatannya tersebut dengan dalih ditinggal istrinya sebagai TKW di Taiwan. Dalam pemeriksaan, juga diakui pelaku telah melakukan perbuatah serupa terhadap 3 korban yang semuanya masih dibawah umur.

“Diakui ada 3 anak dibawah unur yang menjadi korban. Semua korban dicabuli di rumah yang sekaligus warung kopi tempat usahanya,” ujar AKBP Tofik.

Polisi mengaku masih mendalami kasus ini, terkait kemungkinan adanya tambahan jumlah korban. Mengingat, aksi pencabulan tersebut dilakukan sejak lama.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti lain diantaranya celana, celana dalam dan bedcover. Pelaku dijerat dengan undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(bac)

Keterangan gambar : Pelaku dan barang bukti yang diamankan di Mapolres Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment