Pembuang Bayi di Klampok Blitar Akhirnya Ditemukan

ADAKITANEWS, Blitar – Sejak ditemukannya bayi perempuan di dapur rumah salah seorang warga Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar pada Jumat (10/08) sekitar pukul 05.00 WIB, Satreskrim Polres Blitar Kota langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, selang beberapa jam ibu yang tega membuang putrinya sendiri itu pun ditemukan.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, saat penyelidikan petugas mendapatkan informasi kecurigaan warga sekitar bahwa yang melahirkan anak bayi tersebut adalah Yenik Sofariana alias Ninik, 34, warga Jalan Sulawesi RT 1/ RW 1 Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar,  yang sebelumnya mengaku sebagai penemu bayi tersebut.

Setelah mendapat informasi tersebut, lanjut AKP Heri, unit opsnal membawa Yenik dan suaminya, Suwarso, 43, ke Satreskrim Polres Blitar untuk dilakukan interogasi. “Dalam interogasi tersebut, akhirnya Yenik mengakui telah melahirkan seorang bayi perempuan di TKP penemuan bayi pada Jumat (10/08) sekitar pukul 01.00 WIB tanpa sepengetahuan suami ataupun keluarga,” kata AKP Heri, Sabtu (11/08).

AKP Heri menjelaskan, dari hasil pemeriksaan Yenik juga menerangkan bahwa selama kehamilannya ia tidak pernah memberitahukan hal tersebut kepada suami ataupun keluarga. Alasannya, karena merasa takut kepada mertuanya dan masih mempunyai anak yang berumur 3 tahun.

Dalam proses persalinan, Yenik mengaku tidak dibantu maupun diketahui oleh siapapun. Setelah melahirkan, bayi tersebut pun kemudian ditaruh di dapur rumahnya, dan berpura-pura telah menemukan seorang bayi.

“Jadi si pelaku ini tinggal dengan mertuanya. Takut dengan kehamilannya karena masih mempunyai anak berusia 3 tahun, akhirnya nekad menyembunyikan kehamilannya,” jelasnya.

AKP Heri menambahkan, barang bukti berupa sebuah handuk warna putih dan tali pusar bayi telah diamankan guna proses lebih lanjut. Sementara itu, setelah melakukan interogasi kepada pelaku dan para saksi, polisi juga langsung melakukan visum terhadap pelaku di RS Bhayangkara Tulungagung. “Kita belum tetapkan tersangka. Yang penting bayi dan ibunya sehat dulu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,7 kilogram dan panjang 48 sentimeter itu ditemukan di dapur milik Ninik, warga Klampok Sananwetan Kota Blitar pada Jumat (10/08) pagi. Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup dengan tali pusar masih menempel pada tubuh bayi.(fat/wir)

Keterangan gambar: AKP Heri Sugiono, Kasatreskrim Polres Blitar Kota.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment