Ops Patuh Semeru: Tilang 2.763 Pelanggar, Didominasi Pengemudi Dibawah Umur

ADAKITANEWS, Blitar – Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2018 telah dilakukan sejak 26 April hingga 9 Mei 2018. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi di wilayah hukum Polres Blitar, terdapat 2.763 pelanggar yang ditilang. Jumlah ini meningkat 38,01 persen bila dibandingkan Operasi Patuh Semeru tahun 2017 lalu yang berjumlah 2.002 pelanggar.

Kasatlantas Polres Blitar, AKP Muhammad Amirul Hakim mengatakan, pelanggaran itu didominasi oleh pengemudi dibawah umur sebanyak 1.156 pelanggar. Sementara pelanggaran lain berupa helm dan tidak menggunakan safety belt sebanyak 379 pelanggar, serta yang menggunakan handphone saat berkendara sebanyak 111 pelanggar.

Ia menjelaskan, pelanggaran yang terjadi kebanyakan dilakukan oleh kendaraan roda dua, yakni sebanyak 1.882 pelanggar. Sementara sisanya, pelanggaran dilakukan oleh mobil penumpang sebanyak 552 pelanggaran, mobil barang 317 pelanggar, dan minibus sebanyak 12 pelanggar.

“Kalau jumlah pelanggaran pada Operasi Patuh Semeru tahun 2018 ini naik sebanyak 38,01 persen bila dibandingkan tahun 2017 lalu. Untuk tingkat kecelakaan justru mengalami penurunan sebanyak 7,14 persen,” jelasnya, Jumat (11/05).

Lebih lanjut AKP Amirul menjelaskan, tahun 2017 kemarin ada 14 kejadian kecelakaan. Namun tahun ini ada 13 kecelakaan dengan 1 korban meninggal dunia, dan kerugian materil total sekitar Rp 9 juta.

Ia menambahkan, sejumlah upaya sosialisasi juga telah dilakukan pihak kepolisian untuk meningkatkan pemahaman tentang berkendara di jalan. Hal itu termasuk upaya pencegahan terjadinya kecelakaan di jalan raya.

“Selain itu kita juga lakukan lewat media cetak maupun elektronik termasuk pemasangan imbauan melalui banner yang kami pasang di sejumlah titik rawan laka,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Suasana saat Operasi Patuh Semeru 2018 oleh Satlantas Polres Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment