Oknum Petugas Damkar di Blitar Diduga Lakukan Perekrutan Anggota Ilegal

ADAKITANEWS, Blitar – Sebanyak 29 petugas pemadam kebakaran (Damkar) mendatangi kantor Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar, Kamis (19/04). Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan kepada Satpol PP Kabupaten Blitar sebagai instansi yang menaungi Damkar, setelah tidak mendapatkan honor selama empat bulan terhitung sejak Januari hingga April 2018.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tidak diberikannya honor kepada 29 petugas ini diduga karena adanya rekrutmen ilegal oleh salah satu petugas Damkar berinisial JS. Para petugas Damkar tersebut mengaku tidak diberi honor selama empat bulan. Padahal saat perekrutan, mereka juga telah menyerahkan uang sebesar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta kepada salah seorang oknum petugas Damkar.

Puluhan petugas Damkar yang kecewa itu mendesak agar Pemkab Blitar memberikan tindakan tegas kepada salah satu oknum petugas Damkar tersebut. Tak hanya itu, mereka juga meminta Pemkab segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) agar 29 petugas yang direkrut ditetapkan sebagai petugas teknis di Satpol PP, serta akan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar, Suyanto mengatakan, pihaknya memang berencana menambah personel Damkar. Namun bukan melalui proses rekrutmen, melainkan petugas ini diambil dari relawan PMI yang berjumlah 16 orang.

Ke-16 tenaga inipun sudah dikumpulkan untuk segera memenuhi persyaratan pengajuan SK, dan mendapatkan honor. “Saat di tengah perjalanan tiba-tiba kok ada 13 tenaga lagi, padahal kita tidak pernah merekrut karena kekuatan anggaran hanya untuk 16 orang relawan itu. Sedangkan terkait uang yang diminta sebagai biaya rekrutmen itu, sudah di luar tangung jawab kami,” papar Suyanto.

Namun karena adanya aduan dari 13 tenaga tersebut, pihak Satpol PP akan mengupayakan untuk mengusulkan pemberian SK sama seperti 16 tenaga lainnya. Mengingat saat ini Satpol PP memang kekurangan personel.

Suyanto menambahkan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap oknum petugas Damkar yang diduga melakukan rekrutmen ilegal itu. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan. “Yang bersangkutan sudah sejak empat hari terakhir tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas,” pungkasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana kedatangan 29 petugas Damkar di kantor Satpol PP Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment