Oknum Anggota DPRD Tulungagung, Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan CPNS

ADAKITANEWS, Tulungagung – Diduga melakukan penipuan, Riyanah, anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Fraksi Golkar, dilaporkan dua orang warga ke pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.

Dua orang yang mengaku menjadi korban penipuan tersebut adalah Sri Ekowati, warga Desa Sukowidodo Karangrejo dan Tri Wahyudi, warga Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol. Mereka datang ke kantor DPD II Partai Golkar Tulungagung di Jalan MT Haryono, Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, Rabu (02/05) siang.

Menurut pengakuan kedua korban, sebelumnya mereka juga sudah melaporkan tindakan dugaan penipuan tersebut ke pihak kepolisian, namun mereka disarankan terlebih dahulu untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Hingga akhirnya keduanya melaporkan Riyanah kepada pengurus Partai Golkar.

Keduanya dijanjikan oleh pelaku akan dimuluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemkab Tulungagung, dengan syarat harus membayar sejumlah uang untuk biaya pengurusannya.

“Saya sudah melakukan upaya untuk meminta uang saya dikembalikan. Saya juga sudah melaporkan ke Polres Tulungagung, tapi disarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu,” kata Sri Ekowati.

Sri Ekowati menyatakan telah menjadi korban penipuan sebesar Rp 95 juta. Uang tersebut diserahkan secara bertahap sejak tahun 2015. Uang tersebut diserahkan kepada Sobarianto, warga Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol. Sobarianto menurut korban, adalah orang kepeecayaan Sriyanah.

“Uang sejumlah Rp 95 juta tersebut saya serahkan secara bertahap sejak tahun 2015 kepada Sobar,” ujarnya sambil menunjukkan empat lembar kuitansi.

Demikian juga Tri Wahyudi, korban lain yang juga mengemukakan hal senada. Bahkan kerugian yang dialami Tri Wahyudi lebih banyak.

“Uang sebanyak Rp 135,5 juta telah saya serahkan kepada Sobarianto untuk diserahkan pada Riyanah. Uang tersebut sebagai biaya pengurusan untuk menjadi CPNS,” ungkap Tri Wahyudi.

Sama seperti Sri Ekowati, Tri Wahyudi menyerahkan uang tersebut dilakukan secara bertahap sebanyak 13 kali sejak tahun 2013.

Kedua korban mempercayai Riyanah, karena Riyanah diyakini memiliki koneksi orang dalam, karena latarbelakang Riyanah sebagai anggota Dewan.

Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Tulungagung, Bambang Irianto yang menerima aduan kedua korban telah mengumpulkan barang bukti dari korban penipuan yang diduga dilakukan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari partainya.

Bambang berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap Riyanah dalam waktu satu hingga dua hari kedepan agar segera bisa diketahui duduk masalahnya.

“Kami akan panggil melalui tim sembilan besok. Pokoknya akan kami panggil secepatnya untuk klarifikasi dulu,” kata Bambang Irianto.

Jika yang bersangkutan mangkir, maka tim 9 atas nama partai akan melaporkan sendiri masalah tersebut ke pihak kepolisian.(bac)

Keterangan gambar : Dua korban penipuan saat diterima jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment