Musim Hujan, Petani Tembakau Mulai Khawatir

ADAKITANEWS, Jombang – Musim panen tembakau yang dibarengi dengan turunnya hujan selama beberapa hari menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi sejumlah petani tembakau di Kabupaten Jombang. Khususnya para petani di wilayah utara Sungai Brantas, yang terancam kesulitan dalam proses penjemuran pasca panen.

Hasil penelusuran Tim Adakitanews.com di lapangan, sejumlah petani mengaku mulai merasakan langsung dampak dari hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Jombang. Seperti yang terlihat di Desa Tondowulan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang.

”Ya khawatir, saya tidak bisa tenang saat menjemur tembakau. Harus selalu di rumah untuk jaga-jaga saat hujan turun,” ujar Sutopo, 52, salah satu petani tembakau di Desa Tondowulan saat diwawancarai Tim Adakitanews.com, Kamis (28/09).

Meski hasil panen yang dihasilkan oleh Sutopo terbilang bagus, tapi ketika hujan turun dan membasahi tembakau yang sedang dalam proses penjemuran, maka akan berpengaruh pada kualitas tembakau. “Kalau terkena hujan ya pasti kualitasnya menurun,” tandasnya.

Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh Supriyo, 50, yang juga warga Desa Tondowulan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Ia menuturkan bahwa akan terjadi penurunan harga tembakau saat hujan mengguyur wilayahnya.

“Saya masih ada tanaman tembakau yang masih belum saya panen. Yang jelas dari hujan kemarin akan mempengaruhi kualitas dan otomatis harga tembakau akan jauh lebih rendah,” tutur pria yang sudah puluhan tahun menjadi petani tembakau ini.(ar)

Keterangan gambar: Sejumlah petani tembakau saat memproses dan menjemur tembakau.(foto:adi rosul)

Related posts

Leave a Comment