Mucikari Puluhan Wanita Panggilan Dibekuk Polisi

ADAKITANEWS, Tulungagung – Satreskrim Polres Tulungagung membekuk seorang mucikari Pekerja Seks Komersial (PSK) di Tulungagung. Mucikari yang diamankan tersebut adalah Eko Tri Cahyono,19, warga Desa Sidorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung.

“Kasus ini terbongkar pada Selasa (28/01) sekitar pukul 23.00 WIB. Dia (mucikari-red) kita tetapkan sebagi tersangka. Sementara dua pelaku asusila yakni pengguna jasa dan pelaku prostitusi masih menjalani periksaan sebagai saksi,” kata Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Kamis (31/01).

Lanjut Kapolres, kasus ini diungkap dari hasil pengaduan masyarakat. Setelah dilakukan pendalaman, petugas akhirnya berhasil mengamankan Eko di depan sebuah hotel di Tulungagung.

Sedangkan Roni, 38, warga Desa Gesikan Kecamatan Pakel sebagai penyewa jasa dan FSR, 24, warga Desa Notorejo Kecamatan Gondang sebagai pelaku jasa asusila, diamankan di dalam kamar hotel.

“Tersangka menerima pesanan melalui pesan WhatsApp dan diminta untuk mencarikan wanita,” terangnya.

Dalam pengakuannya, tersangka memiliki puluhan wanita panggilan yang usianya rata-rata antara 21 sampai 24 tahun.

Meski melalui aplikasi WhatsApp, AKBP Tofik menyatakan bahwa prostitusi ini tidak masuk dalam katagori prostitusi online. “Ini tidak masuk dalam prostitusi online. Karena aplikasi hanya untuk komunikasi saja, tidak untuk promosi,” alasannya.

Di depan polisi, tersangka mengaku menjadi mucikari sejak tiga bulan terakhir. Tersangka hanya menerima pesanan dari orang yang sudah dikenalnya saja. Dan setiap bertransaksi, tersangka memasang tarif sebesar Rp 2 juta.

“Dari tarif tersebut, tersangka mengaku mendapat imbalan sebesar Rp 400 ribu,” ujar Kapolres.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, pakaian dalam, sejumlah ponsel dan uang tunai sebesar Rp 2 juta. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 296 KUHP jo pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 6 bulan.(bac)

Keterangan gambar : Tersangka bersama barang buktinya saat diamankan di Mapolres Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment