Lari ke Kalimantan Tengah, DPO Kasus Illegal Logging Ditangkap

ADAKITANEWS, Nganjuk – Pelarian Jito alias Lewe, 40, warga Desa Tritik Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk akhirnya berakhir. Pencuri kayu yang pernah menyabet gergaji Tri Mulyono, 35, anggota Polhutmob Perhutani KPH Nganjuk ini berhasil diciduk petugas gabungan Satreskrim Polres Nganjuk dan Polhutmob Perhutani KPH Nganjuk di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

“Pelaku ini saat akan ditangkap melawan petugas dengan menyabetkan gergajinya dan mengenai pergelangan lengan kiri petugas dan mengakibatkan luka gores panjang sekitar 5 sentimeter dan di kepala sebelah kiri 3 sentimeter,” kata Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat konferensi pers, Kamis (28/02).

AKBP Dewa mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/12/18) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama dua orang temannya melaksanakan patroli rutin di wilayah hutan Wewengkon BKPH Tritik Perhutani KPH Nganjuk.

“Ketika itu, petugas mendapatkan informasi bahwa diduga ada pencurian kayu jati di wilayah petak 54 RPH Tritik. Kemudian tim patroli berangkat menuju petak 54 menggunakan kendaraan patroli Perhutani,” urainya.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kemudian mencari sumber suara yang diperkirakan berasal dari pelaku pencurian kayu jati yang sedang melakukan proses pacak kayu (membuat kayu menjadi persegi).

Sejurus kemudian, ada seorang blandong yang belakangan diketahui berjuluk Lewe, akan membawa hasil curiannya. Lantas petugas melakukan penyergapan. Mengetahui sedang dikepung, pelaku kemudian lari ke arah salah satu petugas dan berbalik arah lari ke arah korban.

“Mendapati buruannya mendekat, sontak korban melakukan penyergapan. Namun pelaku menyabetkan gergajinya dan mengenai tangan serta kepala petugas. Selanjutnya pelaku melarikan diri dan dapat diringkus di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, setelah dinyatakan buron,” bebernya.

Sementara itu, Administratur (ADM) Perum Perhutani KPH Nganjuk, Bambang Cahyo Purnomo mengatakan, angka kasus pencurian kayu atau illegal logging di Kabupaten Nganjuk sempat berada di ranking 6 se-Jawa Timur.

“Tapi, berkat kerja sama serta keberhasilan Kapolres Nganjuk dan jajarannya mengungkap kasus illegal logging, Alhamdulillah sekarang terjadi penurunan kasus. Semoga ke depan semakin kondusif dan aman,” pungkasnya.(ng)

Keterangan gambar: Kapolres Nganjuk dan ADM Perum Perhutani saat pers rilis.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment