KPK: Dana Korupsi Diduga Digunakan Bayar Iklan Kampanye di Media di Jombang

ADAKITANEWS, Jombang – Terbongkarnya praktik korupsi yang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Inna Silestyowati yang juga menyeret Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, dikabarkan ada aliran dana untuk pembayaran iklan di salah satu media di Jombang.

Hal tersebut mencuat dalam siaran pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (04/02). Dalam siaran persnya, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengungkapkan bahwa ada sejumlah uang yang diterima Bupati Jombang dari Plt Kepala Dinkes Jombang, untuk kepentingan pembayaran iklan di salah satu media di Jombang.

“IS (dr Inna Silestyowati,red) juga membantu penerbitan izin operasional rumah sakit swasta di Jombang dan meminta pungli lagi sebesar Rp 75 juta, dan telah diserahkan ke NSW pada 1 Februari 2018. Dan diduga dana yang Rp 50 juta telah digunakan NSW (Nyono Suharli Wihandoko,red) untuk membayar iklan terkait rencananya maju dalam pilkada 2018,” ungkap Wakil Ketua KPK.

Laode M Syarif juga mengatakan bahwa iklan yang dibayar oleh Bupati Jombang tersebut merupakan sebuah iklan kampanye untuk pencalonan Nyono Suharli Wihandoko pada kontestasi Pilkada di Jombang. “Jadi dana Rp 50 juta itu digunakan untuk membayar iklan kampanye di sebuah media di Jombang,” ujarnya.

Sementara, Bakal Calon Wakil Bupati Jombang yang menjadi pasangan Nyono Suharli Wihandoko di Pilkada Jombang, Subaidi mengatakan, tidak mengetahui atas iklan yang dimaksudkan KPK dalam siaran persnya.

“Saya tidak tahu. Karena hari ini belum masuk masa-masa pasangan. Karena itu saya tidak bisa komentar soal itu. Bisa saja bahwa itu sesuatu yang bukan dilakukan. Kan itu pengakuan sepihak seseorang yang diduga memberikan sesuatu ke Pak Nyono,” pungkas Subaidi saat diwawancarai di Kantor DPC PKB, Jalan Laksamana Adi Sucipto Kabupaten Jombang.

Untuk diketahui, Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi. Bupati Jombang tertangkap KPK di Kota Solo dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu (03/02) lalu.(ar)

Keterangan gambar: Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko.(dok. adakitanews.com)

Related posts

Leave a Comment