Kenaikan UMK 2019 di Blitar Segera Disosialisasikan

ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyetujui kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi Jatim tahun 2019. Kenaikan UMK 2019 tersebut, ditandatangani langsung oleh Gubernur Jatim, Soekarwo pada Kamis (15/11).

UMK tertinggi Provinsi Jatim tahun 2019 masih milik Kota Surabaya yaitu sebesar Rp 3.871.052. Meski demikian, UMK 2019 di Kabupaten Blitar juga dipastikan naik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Haris Susianto mengatakan, UMK 2019 di Kabupaten Blitar Rp 1.801.046 atau naik Rp 147.663 dari sebelumnya di tahun ini sebesar Rp 1.653.383.

“Kalau harapan kita waktu itu memang ada kenaikan sekitar 10 persen. Namun kita memang waktu itu mengusulkan kenaikan sekitar 8,03 persen karena sudah berdasarkan survei dengan dewan pengupahan,” kata Haris, Senin (19/11).

Haris menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada pengusaha maupun pekerja. Namun ia juga berharap bisa mendapat sosialisasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sehingga nanti ketika ditindaklanjuti implementasi di lapangan mensosialisasikan dengan para pengusaha maupun pekerja akan ada persamaan persepsi.

“Kita berharap juga mendapat sosialisasi dari Pemprov Jatim tentang kenaikan ini. Agar ada kesamaan pemahaman dalam melakukan sosialisasi. Karena kan tidak bisa dipungkiri, pada kenaikan ini ada yang merasa diuntungkan dan ada yang kurang diuntungkan,” ujarnya.

Haris menambahkan, kenaikan UMK ini dimaksudkan untuk mendorong masyarakat pekerja dalam peningkatan taraf hidup. Sehingga dalam upaya meningkatkan kesehahteraan ini harus ada sinergi dengan para pekerja maupun pengusaha.(fat/wir)

Keterangan gambar: Haris Susianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment