Kapolresta Sidoarjo: Total Ada 14 Terduga yang Diamankan

ADAKITANEWS, Sidoarjo – ‎Penangkapan terhadap terduga teroris di Kabupaten Sidoarjo kembali dilakukan. Kali ini, ada dua titik wilayah di Kabupaten Sidoarjo yang didatangi Tm Densus 88 Anti Teror yakni pada ‎Rabu (16/05) pukul 20.00 WIB, hingga Kamis pukul 01.00 WIB. ‎Dalam penggerebekan malam itu, tiga orang berhasil diamankan. Satu diantaranya terpaksa ditembak karena mencoba melakukan perlawanan.

Penggerebekan pertama dilakukan di depan sebuah rumah di Jalan AVIA Komples Perumahan AURI Kelurahan Lemahputro Kecamatan Sidoarjo Kota sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam penyergapan malam itu, Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penangkapan terhadap dua orang yang merupakan saudara dari Almarhum Budi Satrio, 50, terduga teroris yang diamankan pada Senin (14/05) di Perum Puri Maharani Desa Masangan Wetan Kecamatan Sukodono Sidoarjo.

Keduanya adalah HS, warga Kecamatan Singosari Kabupaten Malang yang merupakan saudara ipar Budi Satrio, dan W, warga asal ‎Bandung yang tidak lain adalah kakak kandung Budi Satrio.

“Tadi saat salat tarawih dan hendak dilaksanakan salat witir, mereka keluar dari masjid dan tidak ikut salat witir. Ada suara kayak suara mercon (petasan). Jadi ya saya kira suara anak-anak lagi main mercon, ternyata suara tembakan. Tapi saya tidak tahu yang ditembak itu yang siapa,” kata warga setempat.

Tak lama kemudian beberapa warga sekitar mulai berdatangan ke lokasi yang tidak jauh dari Masjid Nurul Huda Perum AURI tersebut. Di tempat kejadian, terlihat beberapa bercak darah di jalan yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah terduga teroris.

Dari keterangan warga, terduga teroris bernama Wardan diketahui datang ke Perumahan AURI untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit. “(W) itu kakaknya almarhum Budi Satrio. Saat ini istri Pak Kamsun (ayah Almarhum Budi) dikabarkan sedangkan sakit,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Selama ini, warga mengetahui dalam keluarga Kamsun yang kerap terlihat akrab adalah Almarhum Budi Satrijo dan HS. “Tadi itu, begitu turun dari salat tarawih, yang ditembak satu karena mencoba lari. Tapi siapa yang ditembak, kurang jelas,” ungkap warga lagi.
‎ ‎
Usai penggerebekan di Perum AURI Kelurahan Lemahputro, Tim Densus 88 kembali melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Prambanan Blok G VII Perum TNI AL Desa Sugihwaras Candi Sidoarjo.‎

Dari informasi yang didapat, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 23.30 WIB di rumah terduga teroris berinisial DL, 48, warga kelahiran Tebing Tinggi, Sumatra Utara. Hingga pukul 01.00 WIB, beberapa petugas kepolisian juga terlihat masih berada di lokasi.‎

Salah seorang tetangga, Sugeng mengatakan, DL diketahui sudah tinggal di rumah tersebut sekitar 3 tahun. Namun, DL diketahui jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar. ”Tiga tahun selama tinggal di sini, saya baru ketemu sekali saja saat kerja bakti tahun kemarin,” katanya.‎

Sebelum digeledah, DL diketahui sempat melakukan salat tarawih. Namun sekitar satu jam kemudian, dirinya dipanggil oleh Ketua RT setempat.

Informasi yang dihimpun, saat dilakukan penggeledahan oleh petugas, di rumah dan di dalam mobil DL didapatkan‎ beberapa barang diantaranya 1 buah rompi besi, 1 senapan angin, 1 busur dengan 5 anak panah, dan buku-buku terkait jihad.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji membenarkan bahwa memang telah ada penyergapan terduga teroris di dua lokasi berbeda.

“Semalam memang ada penangkapan 3 terduga. Yakni di Lemahputro 2 orang saudara Budi Satrio, dan di Sugihwaras Candi satu orang. Total mulai kemarin ada 14 terduga di Sidoarjo yang diamankan Densus 88 dan Polda Jatim,” terang Kombes Pol Himawan Bayu Aji di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (17/05).‎

Kombes Pol Himawan menjelaskan, dari 14 orang terduga teroris yang sudah diamankan tersebut, 6 orang berada di Rusunawa Wonocolo Kecamatan Taman, 1 orang di Puri Maharani Kecamatan Sukodono, 4 orang di Urangagung Sidoarjo, 2 orang di Lemahputro, dan 1 orang di Sugihwaras Kecamatan Candi.

“Jumlah yang diamankan itu tanpa melihat hidup atau mati. Setiap penggerebekan kami hanya mengamankan lokasi. Barang bukti yang diamankan semalam ada busur panah dan lainnya,” terang Kapolresta Sidoarjo.(sid3)

Keterangan gambar : Rumah terduga teroris di Jalan Avia Perum AURI Kelurahan Lemahputro Sidoarjo Kota.(foto : andri santoso)‎

Related posts

Leave a Comment