Jabatan Walikota Blitar Akhirnya Diisi Petugas Pelaksana

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Wakil Walikota Blitar, Santoso, resmi diangkat menjadi Petugas Pelaksana Teknis (Plt) Walikota Blitar. Pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) tertanggal 12 Februari 2019 kemarin.

Pengangkatan ini diketahui juga dilakukan setelah Walikota Blitar non aktif, M Samanhudi Anwar secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Samanhudi harus menjalani proses hukum terkait kasus Operasi TangkapTangan (OTT) oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap diririnya pada 6 Juni 2018 lalu.

Plt Walikota Blitar, Santoso mengatakan, pengisian jabatan sebagai Plt Walikota Blitar ini bertujuan agar roda pemerintahan di Kota Blitar terus berjalan pasca kasus OTT Walikota Blitar oleh KPK tahun lalu. Namun demikian, meski sudah resmi menjadi Plt, secara kewenangan masih belum bisa penuh digantikan olehnya karena jabatan belum definitif.

“Iya benar, saya sudah diangkat jadi Plt. Tapi perlu diketahui, kalau secara kewenangan memang masih belum bisa penuh saya gantikan karena jabatan belum definitif,” kata Santoso, Sabtu (16/02).

Santoso menjelaskan, pengajuan pengunduran diri Walikota Blitar non aktif Samanhudi Anwar karena proses hukum yang masih lama pasca adanya pengajuan banding. Sehingga tanpa menunggu proses hukum, inkrah (berkekuatan hukum tetap,red) maka Plt Walikota Blitar Santoso akan diusulkan menjadi Walikota Definitif yang akan disetujui oleh Gubernur JawaTimur untuk proses pelantikan.

“Proses pengusulan jabatan Walikota definitif diperkirakan selesai dalam waktu dekat, karena untuk proses penataan pegawai lingkup Pemkot Blitar harus menunggu pimpinan definitif,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Santoso, Plt Walikota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment